banner 728x250

Pemda Parimo Gandeng OJK Perangi Investasi Bodong dan Judi Online

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase membuka kegiatan edukasi literasi keuangan di Auditorium Kantor Bupati, Selasa (19/8/2025). Foto – Aswadin.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong, memberikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) atas terselenggaranya kegiatan edukasi literasi keuangan yang digelar bersama Dinas Koperasi dan UMKM setempat.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (19/8/2025) di Auditorium Parigi Moutong itu menyasar pelajar, ASN, P3K, pelaku usaha, dan masyarakat umum.

banner 728x90

Tujuannya adalah meningkatkan literasi keuangan serta mencegah masyarakat terjerat investasi ilegal dan praktik judi online yang kian marak.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase dalam sambutannya mengungkapkan kekhawatiran terhadap maraknya investasi bodong dan judi online yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

Baca lainnya :  Komisi II DPRD Parimo Gelar RDP Bersama DisKopUKM Bahas Soal Polemik Penerbitan IPR di Buranga

“Saat ini kita rasakan semakin marak dan meresahkan praktik judol (judi online) dan investasi bodong. Kami merasa penting untuk memberikan perlindungan serta edukasi kepada masyarakat,” ujar Erwin saat membuka kegiatan.

Data OJK menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah termasuk daerah dengan tingkat kasus kejahatan keuangan digital tertinggi di Indonesia, di mana Kabupaten Parigi Moutong dan Sigi berada di posisi teratas untuk kasus penipuan investasi bodong, pinjaman online ilegal, hingga judi online.

Erwin menilai, rendahnya literasi keuangan serta kurangnya pemahaman masyarakat terhadap risiko digital menjadi faktor utama tingginya angka korban penipuan.

Baca lainnya :  Dukung PAD, Parigi Moutong Dorong Hilirisasi Komoditas Udang

Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen bekerja sama dengan OJK untuk memberikan edukasi berkelanjutan.

“Kami mendorong agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan di wilayah utara Parigi Moutong, mengingat luasnya wilayah dan banyaknya jumlah penduduk,” ujarnya.

Ia juga mengimbau generasi muda agar fokus pada pendidikan, menjauhi aktivitas yang merugikan seperti judi online dan investasi bodong, serta bijak dalam menggunakan teknologi digital.

Menurutnya, meskipun perkembangan teknologi informasi membawa banyak manfaat, masyarakat perlu waspada terhadap tantangan yang menyertainya.

Baca lainnya :  Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Parigi Moutong, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Salah satunya adalah iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat yang kerap dijanjikan oleh investasi ilegal.

“Kita harus menjadi masyarakat yang cerdas, yang mampu membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Kesadaran ini penting untuk membentengi diri dari jerat kejahatan keuangan digital,” tegas Erwin.

Kegiatan edukasi literasi keuangan ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif dalam menjaga ketahanan finansial masyarakat Parigi Moutong.

“Pemerintah daerah bersama OJK dan Dinas Koperasi dan UMKM akan terus memperluas program serupa ke seluruh kecamatan,” ujarnya.

Penulis: WadEditor: Ahmad Dhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *