Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Parigi Moutong Jamin Perlindungan Sosial Atlet POPDA Lewat BPJS Ketenagakerjaan

×

Parigi Moutong Jamin Perlindungan Sosial Atlet POPDA Lewat BPJS Ketenagakerjaan

Sebarkan artikel ini
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra, Aswini Dimple memberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada dua atlet pelajar yang mengikuti POPDA Sulteng, Senin (25/8/2025). Foto – Aswadin.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menunjukkan keseriusannya dalam memperhatikan kesejahteraan atlet pelajar dengan memberikan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Kartu BPJS ini diberikan kepada 29 atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Sulawesi Tengah tahun 2025.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, pelatih, dan orang tua atlet. Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesra, Aswini Dimple, yang mewakili Bupati, memberi pesan penuh motivasi.

Penyerahan simbolis kartu BPJS dilakukan langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Afandi dalam seremoni pelepasan kontingen POPDA di lantai dua Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin (25/8/2025).

Baca lainnya :  Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong Mulai Fungsikan Pasar Tematik

Perlindungan ini menurut Aswini adalah, bentuk kepedulian pemerintah terhadap atlet pelajar. Supaya mereka merasa aman saat bertanding dan mendapat penghargaan atas perjuangannya.

Ia menegaskan bahwa, perlindungan sosial bagi atlet harus menjadi perhatian serius, bukan sekadar pelengkap acara.

“Ini bukan hanya soal prestasi, tapi soal bagaimana kita sebagai pemerintah hadir dalam mendampingi dan melindungi generasi muda kita,” tegas Aswini.

Baca lainnya :  Karhutla Avolua Parigi Moutong Diselidiki, Sejumlah Warga Diperiksa Polisi

Kata dia, keberhasilan 29 atlet pelajar Parigi Moutong melaju ke ajang POPDA Provinsi Sulawesi Tengah tak lepas dari peran besar orang tua dalam mendukung dan membina mereka sejak dini.

Ajang POPDA disebut tak hanya sebagai kompetisi fisik, tapi juga sarana pembentukan mental, disiplin, dan rasa tanggung jawab.

“Komitmen antara pemerintah, pelatih, sekolah, dan orang tua dinilai menjadi kunci kesuksesan para atlet,” ujarnya.

Sebanyak 29 atlet pelajar mewakili Parigi Moutong dalam 4 Cabang Olahraga (Cabor) masing-masing, Panahan, 2 atlet, 1 atlet putra, dan 1atlet putri, kemudian Cabor Atletik, 11 atlet, 5 atlet putra dan 6 atlet putri.

Baca lainnya :  Komisi III DPRD Parigi Moutong Minta IPR Buranga Ditinjau Kembali

Sementara, Cabor Taekwondo, mengirim 10 atlet, masing-masing 6 atlet putra, dan 4 atlet putri, menyusul Cabor Karate dengan 6 atlet, yakni 3 atlet putra, dan 3 atlet putri.

Pihaknya berharap, dengan persiapan matang dan dukungan dari berbagai pihak, para atlet ini bisa membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Parigi Moutong.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *