Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Jakarta

Bupati Parimo Usulkan Penguatan UMKM Lokal ke Kementerian Koperasi dan UKM

×

Bupati Parimo Usulkan Penguatan UMKM Lokal ke Kementerian Koperasi dan UKM

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase (kanan)

Jakarta, PUSATWARTA.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mendorong penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi lokal.

Dalam audiensi bersama Kementerian Koperasi dan UKM, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, secara langsung mengusulkan dukungan infrastruktur dan fasilitas penunjang untuk mempercepat pengembangan UMKM daerah.

Audiensi berlangsung di ruang rapat utama SME Tower, Jakarta Selatan, pada Jumat (19/9/2025), dan dihadiri oleh Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM, Bagus Rachman, serta Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sudaryano Rahmalifman Lamangkona, beserta jajaran pejabat kementerian lainnya.

Baca lainnya :  Dorong Layanan PAUD Berkualitas, Bunda PAUD Parigi Moutong Raih Apresiasi Nasional 2025

Dalam persentasinya, Bupati Erwin memaparkan bahwa wilayah Parigi Moutong dengan luas 6.231,85 hektare dan garis pantai ±472 kilometer memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata.

Potensi ini menurutnya, telah melahirkan berbagai jenis UMKM yang tumbuh dari kekayaan lokal.

Baca lainnya :  Parigi Moutong Genjot Produksi Udang, KKP Siap Dukung Ekspor

“UMKM kami berkembang dari komoditas lokal seperti bawang goreng, gula semut, durian dan turunannya, serta produk perikanan dan kerajinan tangan. Ini bukan hanya produk ekonomi, tapi juga identitas daerah,” ujar Bupati Erwin.

Ia menambahkan bahwa pariwisata pesisir juga turut mendukung penciptaan usaha baru dan menyerap tenaga kerja lokal. Namun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang masih dihadapi pelaku UMKM di daerah.

Baca lainnya :  Longki Djanggola Minta Penempatan Guru di Daerah 3T Diserahkan kepada Pemda

Dalam audiensi tersebut, Bupati menyoroti beberapa kendala utama dalam pengembangan UMKM, yaituterbatasnya peralatan dan sarana produksi modern.

Selain itu, kurangnya rumah kemasan dan galeri UMKM, minimnya tenaga ahli pengolahan dan desain produk. Kemudian, keterbatasan akses promosi dan pemasaran, khususnya secara digital

“Kami memohon dukungan pemerintah pusat dalam bentuk fasilitas produksi, rumah kemasan, pasar digital bagi UMKM daerah,” ujarnya.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *