Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Satlantas Polres Parigi Moutong Sasar Tujuh Pelanggaran Utama di Operasi Zebra 2025

×

Satlantas Polres Parigi Moutong Sasar Tujuh Pelanggaran Utama di Operasi Zebra 2025

Sebarkan artikel ini
Satlantas Polres Parigi Moutong mulai Operasi Zebra Tinombala 2025.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID— Kepolisian Resor Parigi Moutong resmi memulai Operasi Zebra Tinombala 2025, sebuah operasi kepolisian yang bertujuan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

Serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Operasi berlangsung selama 14 hari ke depan, dimulai pada Selasa (18/11/2025) pagi.

Kegiatan yang melibatkan seluruh personel Satlantas Polres Parigi Moutong ini mengedepankan pendekatan preventif, preemtif, dan represif.

Operasi Zebra tahun ini memprioritaskan penindakan terhadap tujuh jenis pelanggaran yang dinilai paling berisiko memicu kecelakaan lalu lintas.

Baca lainnya :  Sunarti Minta Evaluasi Pembagian Rayon Usai Penutupan Eksibisi Voli Antar Rayon di Parigi Moutong

Kasat Lantas Polres Parigi Moutong, AKP Aris Suhendar, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa Operasi Zebra tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga memperkuat edukasi kepada masyarakat.

“Kami ingin membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan. Edukasi, imbauan, dan kehadiran polisi di jalan menjadi bagian penting dari operasi tahun ini,” ujarnya.

Jenis pelanggaran yang menjadi sasaran utama meliputi, pengendara tanpa helm SNI, pengemudi atau pengendara di bawah umur, berkendara dalam pengaruh alkohol

Kemudian, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, melebihi batas kecepatan, dan penggunaan knalpot bising.

Baca lainnya :  Melaut Sejak Sabtu, Nelayan Sidoan Parigi Moutong Dilaporkan Hilang

Untuk memaksimalkan hasil operasi, Satlantas melakukan razia pada titik-titik rawan kecelakaan, jalur padat, serta lokasi yang sering terjadi pelanggaran.

Selain razia, petugas juga menggelar road show sosialisasi ke sekolah, perkantoran, pasar, dan pusat keramaian. Pelajar menjadi sasaran utama edukasi mengingat tingginya angka pelanggaran yang melibatkan pengendara usia muda.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diimbau lebih disiplin dalam mematuhi aturan, termasuk penggunaan helm SNI dan membawa kelengkapan berkendara.

Dalam beberapa tahun terakhir, angka pelanggaran lalu lintas di Parigi Moutong menunjukkan tren peningkatan, terutama di kalangan usia produktif.

Baca lainnya :  Kebakaran Hutan dan Lahan di Parigi Moutong, BPBD Dirikan Posko Darurat

Operasi Zebra Tinombala 2025 diharapkan menjadi momentum memperbaiki perilaku berkendara masyarakat demi menekan fatalitas kecelakaan.

“Kami ingin memastikan setiap pengendara merasa aman, nyaman, dan terlindungi di jalan raya. Operasi ini untuk keselamatan kita semua,” tegas Kasat Lantas.

Melalui operasi ini, Polres Parigi Moutong menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Masyarakat diimbau mematuhi aturan, membawa kelengkapan kendaraan, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara sepanjang berlangsungnya Operasi Zebra Tinombala 2025.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *