banner 728x250

Reses DPRD Parigi Moutong Soroti Infrastruktur dan UMKM

DPRD Parigi Moutong menyerahkan dokumen hasil reses ke pihak eksekutif pada Senin (19/1/2026). Foto – Aswadin.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses anggota DPRD masa sidang I tahun 2025.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto, dan berlangsung di Ruang Rapat DPRD, Senin (19/1/2026).

banner 728x90

Laporan hasil reses disampaikan oleh Sugianto Rerungan dari Fraksi Partai NasDem.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan reses dilaksanakan sebagai bentuk penjaringan aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan masing-masing, sesuai dengan tata tertib DPRD Kabupaten Parigi Moutong.

Reses dilaksanakan pada 16 hingga 24 Desember 2025 dengan tujuan menyerap, menampung, serta menindaklanjuti aspirasi dan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Baca lainnya :  DPRD Desak Bupati Parigi Moutong Segera Lantik dan Terbitkan SK P3K Paruh Waktu

Metode yang digunakan meliputi dialog bersama tokoh masyarakat, nelayan, pelaku UMKM, tokoh agama, perwakilan generasi muda, hingga peninjauan langsung ke lokasi-lokasi strategis.

Dalam laporan tersebut, Sugianto mengungkapkan bahwa aspirasi masyarakat didominasi oleh persoalan infrastruktur, khususnya kondisi jalan dan jembatan yang dinilai rusak dan menghambat aktivitas ekonomi warga.

Selain itu, akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas juga menjadi keluhan utama masyarakat.

“Banyak masyarakat menyampaikan keterbatasan akses layanan kesehatan, baik dari segi fasilitas maupun tenaga medis,” ungkapnya.

Di sektor ekonomi, para pelaku UMKM menyampaikan kesulitan permodalan dan berharap adanya dukungan pemerintah daerah melalui program bantuan serta pendampingan berkelanjutan.

Baca lainnya :  Debu dan Jalan Rusak di Moutong Utara, DPRD Desak Pemkab Bertindak Serius

Sementara di bidang pendidikan, masyarakat mengharapkan peningkatan fasilitas belajar dan investasi sumber daya manusia guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Isu lingkungan juga menjadi perhatian dalam reses tersebut. Masyarakat menyoroti dampak aktivitas pertambangan ilegal yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan mendesak adanya penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku.

Berdasarkan hasil reses, DPRD Parigi Moutong merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk segera mengalokasikan anggaran perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan.

Kemudian, meningkatkan akses pelayanan kesehatan melalui pembangunan puskesmas dan penempatan tenaga medis, serta memberikan dukungan penuh kepada UMKM melalui program pelatihan, pendampingan, dan bantuan permodalan.

Baca lainnya :  Nilam Sari Lawira Ajak Kader Satukan Tekad Bangun Parigi Moutong

Selain itu, DPRD juga mendorong peningkatan investasi di bidang pendidikan serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku perusakan lingkungan, disertai upaya rehabilitasi lingkungan yang berkelanjutan.

DPRD Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mengawasi pelaksanaan program pembangunan daerah.

Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat mendorong pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, seluruh hasil reses anggota DPRD tersebut akan dihimpun dalam dokumen resmi dan diserahkan kepada Bupati Parigi Moutong untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Penulis: WadEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *