Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Palu

Basarnas Palu Kirim 10 Personel Bantu Operasi SAR Pesawat Jatuh di Maros

×

Basarnas Palu Kirim 10 Personel Bantu Operasi SAR Pesawat Jatuh di Maros

Sebarkan artikel ini
BASARNAS Palu kirim sepuluh personel untuk membantu operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan gunung Bulusaruang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Palu, PUSATWARTA.ID — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu memberangkatkan satu tim rescue berjumlah 10 personel untuk membantu operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Tim rescue diberangkatkan pada Rabu, (21/1/2026, pukul 19.00 Wita menggunakan dua unit rescue car menuju Kota Makassar, sebelum bergabung dengan tim SAR gabungan di lokasi kejadian.

Baca lainnya :  PFI Palu Kecam Pemkab Parimo Tutup Akses Wartawan, Abaikan Keterbukaan Informasi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, mengatakan pengiriman tim tersebut merupakan bentuk dukungan Basarnas Palu terhadap operasi SAR yang telah memasuki hari kelima sejak terjadinya kecelakaan pesawat.

“Hari ini, Rabu 21 Januari 2026, operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Kabupaten Maros telah memasuki hari kelima,” ujarnya.

Baca lainnya :  Siswa PAUD Kunjungi Kantor SAR Palu, Kenali Profesi Penyelamat Sejak Dini

“Sesuai arahan Deputi Operasi Basarnas, kami mengerahkan satu tim berjumlah 10 personel yang memiliki kualifikasi jungle rescue dan high angle rescue technique untuk mendukung rekan-rekan di lapangan,” tambah Muh. Rizal.

Ia menjelaskan, kondisi medan di kawasan Gunung Bulusaraung yang ekstrem membutuhkan personel dengan kemampuan khusus agar proses pencarian dan evakuasi dapat berjalan secara aman dan efektif.

Baca lainnya :  Gubernur Sulteng Dorong Parigi Moutong Bangun Bumi Perkemahan Pramuka Permanen

“Kami berharap dukungan ini dapat memaksimalkan operasi SAR sehingga seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi,” sebut Muh. Rizal.

Ia menambahkan, Basarnas Palu juga terus berkoordinasi dengan Basarnas pusat serta seluruh unsur SAR terkait untuk memastikan operasi berjalan optimal hingga seluruh korban berhasil dievakuasi.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *