
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua nelayan yang hanyut akibat rumpon putus di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akhirnya membuahkan hasil.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua korban dalam keadaan selamat, Rabu (21/1/2026).
Peristiwa tersebut bermula pada Selasa, (20/1/2026), sekitar pukul 15.25 Wita, saat sebuah rumpon dilaporkan putus dan hanyut di perairan Teluk Tomini, sekitar 37 nautical mile (Nm) dari Pos SAR Parigi.
Dua orang nelayan yang berada di rumpon tersebut sempat hilang kontak, meski upaya pencarian awal telah dilakukan oleh pihak keluarga dan nelayan setempat namun belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan, Palu, Muh. Rizal melalui Kepala Pos SAR Parigi dalam laporan operasionalnya menyebutkan, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan kedua korban pada pukul 14.37 Wita di koordinat 0°52’00.6″S – 120°54’27.7″E, atau sekitar 6,9 Nm dari lokasi kejadian awal.
“Kedua korban ditemukan dalam kondisi selamat dan selanjutnya langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Rakyat Kabupaten Parigi Moutong,” demikian keterangan dalam laporan SAR.
Sekitar pukul 21.30 WITA, tim SAR gabungan bersama kedua korban tiba di Pelabuhan Rakyat Parigi. Selanjutnya, para korban diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan sehat.
Adapun identitas korban masing-masing bernama Marzuki (50) dan Wisno Bahalamu (48), keduanya berjenis kelamin laki-laki.
Dengan telah ditemukannya seluruh korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 21.45 Wita.
Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dukungan dan kerja sama selama operasi berlangsung.
Dalam operasi tersebut, unsur SAR yang terlibat meliputi Tim Rescue Pos SAR Parigi, Polair Parigi, Pos AL Parigi, BPBD Parigi, pihak perusahaan, pemerintah desa, serta nelayan setempat.
Sementara itu, alat utama (alut) yang digunakan antara lain rescue car, KM Aries milik perusahaan, peralatan navigasi, perahu SAR air, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta perlengkapan evakuasi.








