banner 728x250
Palu  

Siswa PAUD Kunjungi Kantor SAR Palu, Kenali Profesi Penyelamat Sejak Dini

Siswa Siswi Paud Terpadu Mutiara Hari dan Paud Ilmi Amalia berkunjung ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palu, Senin (26/1/2026). Foto – Basarnas Palu.

PALU, PUSATWARTA.ID — Siswa-siswi dari PAUD Terpadu Mutiara Hari dan PAUD Ilmi Amalia melaksanakan kunjungan edukasi ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palu, Senin (26/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan profesi petugas SAR sekaligus menanamkan edukasi kebencanaan kepada anak-anak usia dini.

banner 728x90

Dalam kunjungan tersebut, para siswa mendapatkan pengalaman langsung mengenal tugas petugas SAR, fungsi peralatan penyelamatan, serta mencoba menaiki kendaraan operasional Basarnas.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman sejak dini mengenai peran SAR dalam menolong masyarakat saat terjadi bencana maupun kondisi darurat.

Selama berada di Kantor SAR Palu, peserta dipandu langsung oleh personel SAR untuk mengunjungi sejumlah ruangan.

Baca lainnya :  15 Leader Diperiksa, Kasus Investasi OMC Masuk Tahap Penyidikan

Kegiatan dibagi dalam beberapa sesi edukatif. Pada sesi pertama, siswa-siswi menyaksikan pemutaran animasi pengenalan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Basarnas serta peralatan SAR.

Sesi kedua diisi dengan pemutaran animasi edukasi gempa bumi yang dilanjutkan simulasi sederhana penanganan gempa.

Anak-anak diajarkan langkah-langkah dasar menghadapi gempa, seperti tetap tenang, berlindung di bawah meja, dan menuju titik kumpul saat situasi memungkinkan.

Pada sesi berikutnya, siswa diperkenalkan dengan berbagai peralatan penyelamatan, termasuk perahu karet yang biasa digunakan dalam operasi SAR.

Baca lainnya :  Setahun Jadi Anggota DPR RI Longki Kunjungi 13 Kabupaten/Kota di Sulteng

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan kendaraan operasional Basarnas, seperti truk dan ATV. Para siswa, guru, dan orang tua pendamping juga diberi kesempatan menaiki kendaraan dan berkeliling di sekitar lingkungan kantor.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Moh. Rizal, mengatakan kegiatan edukasi tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan pihaknya sebagai upaya meningkatkan kesadaran kebencanaan sejak usia dini.

“Hari ini kami menerima dua kunjungan dari dua sekolah. Kegiatan seperti ini rutin kami laksanakan hampir setiap minggu, karena wilayah kita merupakan daerah rawan bencana,” ujar Moh. Rizal.

Ia menjelaskan, materi edukasi disampaikan dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Baca lainnya :  Kecintaan Nabi SAW pada Fakir Miskin Menginspirasi Pemerintahan Presiden Prabowo Programkan MBG dan Kopdes Merah Putih

“Kami sajikan video kartun kebencanaan, seperti apa yang harus dilakukan saat banjir atau gempa. Kemudian kami juga memperkenalkan peralatan SAR, termasuk perahu karet,” jelasnya.

Menurut Moh. Rizal, tujuan utama kegiatan ini adalah membekali anak-anak agar mampu melindungi diri sendiri saat terjadi bencana.

“Dengan suasana santai, anak-anak bisa bermain sambil belajar. Harapannya, minimal mereka bisa menolong dirinya sendiri, terutama saat terjadi gempa, dengan tetap tenang, berlindung, dan menuju titik kumpul yang aman,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *