
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Sebanyak 27 kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di Kabupaten Parigi Moutong sejak Januari hingga Februari 2026.
Total luas lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 200 hektare, dengan Kecamatan Parigi Utara menjadi wilayah terdampak paling parah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, Rivai, mengungkapkan hampir 75 persen kasus terjadi di Parigi Utara.
Menurutnya, peristiwa terbesar terjadi pada 1 Februari 2026 di Desa Avolua dan Desa Toboli dengan total luas lahan terbakar mencapai 147 hektare.
“Dari jumlah itu, 96,7 hektare merupakan lahan perkebunan milik warga. Di Desa Avolua mencapai 76,7 hektare dan Desa Toboli 20 hektare,” jelas Rivai, Rabu (18/2/2026).
Selain itu, kata Rivai, kebakaran juga terjadi di Desa Sakina Jaya pada 5 Februari 2026 dengan luas 10 hektare, lima hektare di antaranya merupakan perkebunan warga.
“Sementara di Desa Bondoyong, Kecamatan Sidoan, dua hektare lahan terbakar diduga akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan,” ujarnya.
Penulis Berita : Wad
Editor : Wady








