Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Dinas Ketahanan Pangan Parimo Gelar GPM, 5 Ton Beras Disalurkan Jelang Ramadan

×

Dinas Ketahanan Pangan Parimo Gelar GPM, 5 Ton Beras Disalurkan Jelang Ramadan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana. (Foto – Aswadin/PusatWarta.id).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Rabu (18/2/2026) sebagai upaya pengendalian harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong, Sofiana, mengatakan program ini dilaksanakan di 11 kecamatan dengan menyasar desa-desa yang membutuhkan intervensi harga pangan.

“Gerakan Pangan Murah ini bagian dari upaya pengendalian pangan menjelang bulan suci Ramadan agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca lainnya :  Peringatan Maulid Nabi di Polres Parigi Moutong, Kapolres Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Dalam pelaksanaannya, Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan sejumlah komoditas bersubsidi, di antaranya beras sebanyak 5 ton yang dijual Rp 55.000 per paket isi 5 kilogram.

Selain itu, ada juga gula pasir, minyak goreng 400 karton atau sekitar 1.250 liter, bawang merah 500 kilogram, bawang putih 500 kilogram, serta 750 rak telur.

Sofiana menjelaskan, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bahkan hingga menjelang siang, warga masih memadati lokasi penjualan meski sebagian stok telah habis.

Baca lainnya :  Peringatan HUT ke-80 RI di Parimo Berlangsung Khidmat, Bupati Erwin Burase Jadi Inspektur Upacara

“Memang masih banyak masyarakat yang ingin berbelanja, namun ketersediaan kami menyesuaikan dengan kuota subsidi dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Ia mengakui, dibanding tahun sebelumnya, volume komoditas yang disalurkan mengalami penyesuaian akibat efisiensi anggaran subsidi. Jika sebelumnya mampu mencapai 10 hingga 15 ton, tahun ini jumlahnya lebih terbatas.

“Bukan pengurangan, tetapi penyesuaian karena efisiensi anggaran subsidi. Tahun lalu anggaran lebih besar, sekarang kita sesuaikan dengan kemampuan daerah,” katanya.

Baca lainnya :  Banjir Landa Tiga Desa di Parigi Moutong, BPBD Kerahkan Tim dan Bantuan Darurat

Sofiana memastikan program GPM tahap pertama ini telah selesai dilaksanakan di 11 kecamatan.
Ke depan, pihaknya berencana kembali menggelar GPM menjelang Idulfitri dan Iduladha, terutama di kecamatan yang belum tersentuh pada tahap awal.

“Insyaallah menjelang hari raya nanti kita akan laksanakan lagi di beberapa kecamatan yang belum tersentuh, agar pemerataan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Penulis Berita : Wad

Editor : Wady

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *