
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya perencanaan pembangunan berbasis data yang akurat dan terintegrasi dalam Rapat Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Parigi Moutong.
Dalam arahannya, Gubernur meminta seluruh kepala daerah, camat hingga kepala desa menggunakan satu data kemiskinan yang valid agar seluruh program bantuan dan intervensi benar-benar menyasar masyarakat miskin sesuai kategori desil.
Menurutnya, bantuan pemerintah tidak boleh lagi salah sasaran. Fokus pembangunan ke depan harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat miskin, seperti perumahan layak huni, pemenuhan sandang dan pangan, serta layanan dasar lainnya.
“Keberhasilan pemerintah bukan diukur dari banyaknya program, tetapi sejauh mana kita mampu mengangkat masyarakat keluar dari garis kemiskinan,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, terdapat enam kabupaten di Sulawesi Tengah dengan angka kemiskinan di atas 12 persen yang menjadi prioritas intervensi Pemerintah Provinsi, termasuk Kabupaten Parigi Moutong.
Gubernur juga mengingatkan agar perencanaan pembangunan tidak didasarkan pada pertimbangan politik, melainkan pada skala prioritas dan kebutuhan riil masyarakat.
Ia meminta koordinasi antara perangkat daerah provinsi dan kabupaten diperkuat, serta data kemiskinan diverifikasi hingga tingkat desa agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.
Rapat kerja tersebut diharapkan menjadi langkah konkret memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, dalam menekan angka kemiskinan.
“Dan mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Penulis Berita : Wad
Editor :
Editor : Wady








