
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID– Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menyebut sejumlah usulan program dari Desa Jononunu, Kecamatan Parigi Tengah, belum dapat direalisasikan akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Kepala Bidang Perencanaan Makro, Pengendalian dan Evaluasi Bappelitbangda Parigi Moutong, Iqbal Karim, mengatakan Desa Jononunu sebenarnya telah beberapa kali mengusulkan sejumlah program pembangunan melalui forum perencanaan daerah.
“Usulan dari Desa Jononunu itu sebenarnya sudah beberapa tahun disampaikan. Namun karena adanya efisiensi anggaran, sebagian program belum bisa direalisasikan,” kata Iqbal Karim, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, sejumlah program yang sebelumnya diusulkan bahkan sempat masuk dalam perencanaan, tetapi terkena dampak efisiensi sehingga pelaksanaannya harus ditunda.
Meski demikian, kata dia, pemerintah daerah tetap akan mempertimbangkan kembali usulan tersebut untuk dimasukkan dalam perencanaan pembangunan tahun berikutnya.
“Untuk tahun 2027 kemungkinan akan kami ambil kembali usulan-usulan yang sebelumnya sempat terkena efisiensi anggaran,” ujarnya.
Iqbal menambahkan, dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), sebagian besar usulan dari masyarakat masih didominasi oleh kebutuhan pembangunan infrastruktur.
Karena itu, pemerintah daerah akan memprioritaskan program yang dinilai paling mendesak dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Secara umum, usulan yang paling dominan dalam Musrenbang adalah pembangunan infrastruktur. Itu yang biasanya menjadi prioritas dalam perencanaan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap proses perencanaan pembangunan melalui Musrenbang tetap menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing.
















