Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Uncategorized

Momen Hardiknas, Plt Kadisdikbud Parimo Ingin Kedepan Tidak ada Anak Putus Sekolah

×

Momen Hardiknas, Plt Kadisdikbud Parimo Ingin Kedepan Tidak ada Anak Putus Sekolah

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti. (Foto – Arif Arif Budiman).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sunarti, inginkan kedepan tidak lagi ada anak usia sekolah yang tidak menikmati pendidikan.

“Kedepan tidak ada lagi anak anak kita yang tidak menikmati pendidikan,” kata Sunarti kepada wartawan usai upacara Hardiknas di Parigi, Jumat (2/5/2025).

Ia mengatakan, pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong telah berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Baca lainnya :  Karhutla di Desa Avolua Parigi Utara Belum Padam, Akses Lokasi Sulit Dijangkau

“Untuk pendidikan di Parimo Alhamdulillah kita sudah berkontribusi pada penurunan kemiskinan ekstrim, dan peningkatan IPM,” ujar Sunarti.

Ia menjelaskan, penurunan angka kemiskinan dan peningkatan IPM melalui penekanan angka putus sekolah, pada Dinas Pendidikan melalui Bidang Paud dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas).

“Jadi kita terus memotivasi anak anak kita yang putus sekolah agar kembali ke sekolah, baik secara formal maupun non formal,” ujarnya.

Baca lainnya :  AKBP Hendrawan Agustian Nugraha Jabat Kapolres Parigi Moutong

Bahkan, Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) kata dia, rata rata di setiap kecamatan di Parigi Moutong sudah di bentuk dengan tujuan mengakomodir anak anak putus sekolah.

“Sehingga, secara nasional kita sudah melihat progres bahwa kita sudah bisa menurunkan dari 60.000 angka anak putus sekolah,” ungkapnya.

Baca lainnya :  Bupati Parigi Moutong Komitmen Hentikan Tambang Emas Ilegal dan Lindungi Lahan Pertanian

“Dari angka 60.000 itu, kita sudah bisa menekan sekitar 10.000 anak usia sekolah yang putus sekolah sudah kembali bersekolah,” tambahnya.

Sementara, mereka yang tidak bisa bersekolah. Karena memang mereka bukan lagi usia sekolah. Hingga kini, Dinas Pendidikan terus melayani peningkatan anak putus sekolah.

“Jadi itu pengembangan pendidikan di Parigi Moutong terhadap program pemerintah daerah kita,” ujarnya.(wad)

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *