
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2025 menjadi forum strategis untuk mengonsolidasikan arah gerakan PKK sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan kader hingga tingkat dasawisma.
Ketua TP-PKK Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakerda tahun ini digelar untuk memastikan seluruh gerakan PKK semakin terintegrasi dengan kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung visi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakerda sejalan dengan mandat Perpres Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan PKK, yang menempatkan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembinaan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.
Hestiwati juga menguraikan bahwa Rakerda 2025 diarahkan untuk memperkuat tiga pilar utama sebagaimana diamanatkan dalam Rencana Induk Gerakan PKK 2025–2029.
- Integrasi Program PKK dalam Perencanaan Daerah dan Desa
PKK ditegaskan harus tercantum secara jelas dalam dokumen perencanaan daerah, mulai dari Renja OPD, RKPD, APBD, hingga perencanaan desa melalui APBDes.
Menurut Hestiwati, integrasi tersebut menjadi kunci untuk menjaga kesinambungan program sekaligus memastikan kolaborasi lintas sektor berjalan lebih efektif.
“Dengan masuknya program PKK ke dalam perencanaan daerah dan desa, setiap kegiatan akan memiliki payung yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
- Penguatan Kelembagaan PKK, Fokus kedua adalah penguatan kelembagaan PKK, yang meliputi, Penataan struktur organisasi,
Peningkatan kapasitas kader,
Pembinaan berjenjang, serta
Penertiban administrasi sesuai regulasi.
Hestiwati menyebut kelembagaan yang kuat akan memperluas jangkauan gerakan PKK hingga ke tingkat RT/RW dan memastikan setiap kader memiliki kompetensi yang mumpuni.
- Penguatan Sistem Monitoring dan Pelaporan PKK mulai menerapkan monitoring berbasis hasil untuk mengukur capaian dan dampak setiap kegiatan. Sistem ini tidak hanya meningkatkan akuntabilitas, tetapi juga memperkuat dasar evaluasi bagi pengembangan program di tahun berikutnya.
Hestiwati menambahkan bahwa arah gerakan PKK selaras dengan visi RPJMD Parigi Moutong 2025–2029, yaitu, “Parigi Moutong Maju, Mandiri, Berkelanjutan melalui Gerbang Desa.”
Visi tersebut menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan dan transformasi sosial, sehingga PKK memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan di tingkat keluarga dan lingkungan.
Tema Rakerda Tahun 2025, “Bergerak Bersama PKK Menuju Parigi Moutong Maju, Mandiri, Berkelanjutan melalui Gerbang Desa untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, dipilih untuk memastikan seluruh gerakan PKK berjalan searah dengan kebijakan pembangunan daerah.








