
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Parigi Moutong secara resmi meluncurkan motif khas daerah sebagai upaya memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan daya saing produk kerajinan lokal, khususnya tenun dan batik.
Ketua Dekranasda Kabupaten Parigi Moutong, Ny. Hestiwati Nanga, menyampaikan bahwa penetapan motif khas daerah tersebut didukung oleh kajian akademik yang disusun secara profesional oleh para tenaga akademisi Universitas Tadulako.
“Penyusunan naskah akademik ini menjadi landasan ilmiah dan filosofis yang sangat penting, sehingga motif khas daerah tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung makna sejarah, budaya, dan kearifan lokal yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis,” ujar Hestiwati.
Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para akademisi Universitas Tadulako yang telah berkontribusi dalam penyusunan naskah akademik sekaligus berperan sebagai dewan juri pada pelaksanaan sayembara atau lomba motif khas daerah.
Menurutnya, keterlibatan akademisi sebagai dewan juri telah memastikan proses penilaian berjalan secara objektif, transparan, dan kredibel, sehingga menghasilkan karya-karya terbaik yang layak ditetapkan sebagai motif khas Kabupaten Parigi Moutong dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan oleh para perajin.
Ny. Hestiwati juga menegaskan peran strategis Dekranasda sebagai mitra pemerintah daerah dalam pembinaan, pengembangan, dan pelestarian kerajinan daerah.
Penyelenggaraan sayembara motif khas daerah dinilai sebagai langkah strategis untuk menggali potensi kearifan lokal serta mendorong kreativitas masyarakat dalam menciptakan motif yang mencerminkan identitas dan karakter daerah.
“Launching motif khas daerah ini diharapkan menjadi awal penguatan identitas daerah sekaligus mendorong peningkatan daya saing produk kerajinan lokal,” katanya.
Dekranasda, lanjut dia, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, para perajin, pelaku usaha, dan dunia akademik agar motif khas daerah tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang sayembara atau lomba motif khas daerah, seraya berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan kerajinan daerah.
Sementara bagi peserta yang belum meraih hasil terbaik, ia berharap tetap semangat dan terus meningkatkan kreativitas.
Pada kesempatan itu, Hestiwati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, serta berharap upaya bersama dalam melestarikan dan mengembangkan motif khas daerah.








