
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Parigi Moutong yang baru terpilih, Erwin Burase, menargetkan perolehan 10 kursi DPRD pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2029.
Target tersebut disampaikan Erwin dalam sambutannya usai terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Parigi Moutong yang digelar di Parigi, Jumat (19/12/2025).
Erwin menyebut, peningkatan jumlah kursi Golkar di DPRD Parigi Moutong dari sebelumnya tiga menjadi lima kursi merupakan modal penting untuk mendongkrak perolehan suara Golkar di Parigi Moutong ke depan.
Menurutnya, capaian tersebut harus dibarengi dengan kerja-kerja konsolidasi yang lebih masif hingga ke tingkat akar rumput.
“Dengan peningkatan kursi di provinsi, suara Golkar juga harus naik signifikan. Target kita jelas, pada Pileg 2029 Golkar Parigi Moutong harus mampu meraih 10 kursi DPRD,” tegas Erwin.
Ia menekankan pentingnya pembenahan struktur organisasi partai, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.
Seluruh kecamatan, kata Erwin, harus memiliki kepengurusan yang aktif dan solid, disertai kegiatan rutin yang menyentuh langsung masyarakat.
“Penguatan struktur di kecamatan dan desa menjadi kunci. Kita akan sering turun ke bawah, melakukan kegiatan, dan membangun kembali semangat kader agar Golkar benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Erwin juga mendorong agar sekretariat dan kantor-kantor partai dibenahi agar lebih representatif dan nyaman digunakan sebagai pusat aktivitas dan konsolidasi kader.
Dalam sambutannya, Erwin turut mengingatkan seluruh pengurus agar tidak terlena dengan capaian politik yang telah diraih Golkar, termasuk keberhasilan dirinya menjadi Bupati Parigi Moutong.
Ia menegaskan, prestasi tersebut justru harus menjadi pemicu untuk bekerja lebih keras dan menjaga kepercayaan masyarakat.
“Golkar pernah menjadi partai terbesar dalam sejarah di Parigi Moutong. Ini harus kita jaga dan tingkatkan. Jangan cepat puas, kita harus bekerja lebih keras lagi,” katanya.
Ia juga meminta seluruh kader dan pengurus untuk terbuka dalam menyampaikan persoalan di internal partai, agar setiap masalah dapat segera dicarikan solusi bersama.
Erwin menegaskan bahwa kekuatan Golkar bukan semata ditentukan oleh faktor finansial, melainkan oleh kehadiran nyata di tengah masyarakat dan kerja-kerja politik yang konsisten.
“Politik bukan hanya soal uang. Kalau kita sudah terbukti bekerja dan hadir di tengah masyarakat, kepercayaan itu akan datang dengan sendirinya,” ujarnya.








