banner 728x250

Panen Raya Jagung Parimo Disiapkan, Bupati Dorong Percepatan Lahan dan Dukungan DPRD

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase menghadiri panen raya jagung kuartal 4 di Desa Tolai, Kecamatan Torue. (Foto – Aswadin).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID— Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, mengatakan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong tengah mempersiapkan pelaksanaan panen raya jagung yang rencananya akan dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah dan Kapolda Sulawesi Tengah.

Erwin menjelaskan, pemerintah daerah saat ini masih mematangkan kesiapan lokasi penanaman jagung serentak.

banner 728x90

Total luasan lahan yang direncanakan mencapai sekitar 88 hektare, dengan sekitar 8 hektare di antaranya telah disiapkan lebih awal.

Baca lainnya :  Perkuat Tata Kelola, Pemkab Parimo Dorong Penataan Perangkat Daerah yang Lebih Efektif

“Kita harus mempersiapkan lokasi dengan baik karena rencananya Gubernur akan hadir. Program penanaman jagung serentak ini juga akan mendapat banyak dukungan, termasuk bantuan terkait komoditas jagung yang akan masuk ke seluruh daerah,” ujar Erwin, di Desa Tolai, Kamis (8/1/2026).

Selain dukungan dari pemerintah provinsi dan kepolisian, Erwin menyebutkan bahwa pemerintah daerah juga akan menjalin koordinasi intensif dengan DPRD Parigi Moutong.

Baca lainnya :  Hadiri Syukuran Panen Raya di Desa Tada, Bupati Parimo Serukan Tolak Tambang Ilegal

Bahkan, jika diperlukan, pertemuan bersama DPRD akan segera dilakukan guna mempercepat pengambilan kebijakan.

“Kami berharap Ketua dan anggota DPR bisa merespons dengan cepat. Koordinasi bersama DPRD sangat penting untuk mendukung program ini,” katanya.

Lebih lanjut, Erwin menegaskan bahwa pengembangan pertanian jagung juga harus diselaraskan dengan tata ruang wilayah.

Pasalnya, masih terdapat lahan pertanian yang berada di kawasan hutan produksi maupun kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca lainnya :  Sanksi Teguran untuk Kades Sipayo Dinilai Tak Tegas, Praktik Pungli Dianggap Diabaikan

“Saat ini kami juga sedang mempersiapkan revisi RTRW agar program ini tidak terganggu. Banyak laporan terkait pemanfaatan lahan, terutama yang sudah masuk ke kawasan permukiman masyarakat. Ini perlu kita atur sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Pihaknya, berkomitmen mendukung penuh program pengembangan jagung sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut.

Penulis: WadEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *