banner 728x250

Lewat Sunatan Massal, FPK Parigi Moutong Bangkitkan Peran Sosial Pemuda Kaili

Ketua PD FPK Kabupaten Parigi Moutong, Arifin L. Lamalindu. (Foto -,Aswadin).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Front Pemuda Kaili (FPK) Kabupaten Parigi Moutong, Arifin L. Lamalindu, berharap FPK ke depan semakin besar, mandiri, dan berkembang sesuai moto organisasi, sehingga tidak menjadi tamu di negeri sendiri.

Harapan tersebut disampaikan Arifin saat pelaksanaan kegiatan sunatan massal yang digelar FPK di Gedung Indoor Parigi Moutong, Minggu (11/1/2026).

banner 728x90

Kegiatan ini diikuti sebanyak 115 anak dari berbagai wilayah, mulai dari titik terjauh wilayah Utara Kecamatan Sidoan hingga Kecamatan Sausu bagian selatan daerah tersebut.

Arifin menjelaskan, kegiatan sunatan massal ini sejatinya direncanakan sejak tahun lalu sebagai bentuk dukungan terhadap program 100 hari kerja Bupati Parigi Moutong.

Baca lainnya :  Bupati Tinjau dan Salurkan Bantuan ke Wilayah Terdampak Banjir

Namun, pelaksanaannya sempat tertunda beberapa kali akibat kendala teknis, termasuk keterbatasan tim medis yang saat itu berada di luar daerah.

“Awalnya kami ingin bekerja sama dengan pihak kepolisian, tetapi karena situasi dan jadwal yang bersamaan, kegiatan sempat tertunda. Setelah dikomunikasikan kembali dengan Pak Bupati, beliau menyarankan agar kegiatan tetap dilaksanakan secara mandiri,” ungkap Arifin.

Kegiatan tersebut akhirnya dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, khususnya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Parigi Moutong.

Tim medis dari Rumah Sehat Baznas yang dipimpin Ros Rahmawati turut menjadi ujung tombak pelaksanaan sunatan massal.

Baca lainnya :  Aksi Damai di Kantor Bupati Parimo, Warga Diterima Langsung oleh Kapolres dan Bupati

“Alhamdulillah, meski dengan keterbatasan, hari ini FPK membuktikan bisa melaksanakan kegiatan sosial untuk masyarakat. Ini tidak mungkin terwujud tanpa bantuan banyak pihak,” ujarnya.

Selain Baznas, dukungan juga datang dari Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, sejumlah anggota DPRD, serta relawan dan donatur perorangan yang turut membantu, termasuk penyediaan hadiah kecil bagi anak-anak peserta sunatan.

Arifin menegaskan, sasaran utama kegiatan ini adalah keluarga kurang mampu, anak yatim, dan anak terlantar yang belum mendapatkan layanan sunat.

Pendataan dilakukan melalui orang tua, sekolah, serta jaringan internal anggota FPK di lapangan.

Baca lainnya :  Survei Seismik Teluk Tomini, Wabup Parigi Moutong Prioritaskan Keselamatan Pesisir

“Kegiatan ini menjadi tonggak awal gerakan sosial FPK di Parigi Moutong. Ke depan, kami berharap bisa menggelar kegiatan serupa dalam skala lebih besar, termasuk pembinaan masyarakat mualaf dan pengelolaan sedekah yang amanah,” katanya.

Ia juga menyebutkan, FPK Parigi Moutong saat ini tengah mempersiapkan penguatan struktur organisasi dengan jumlah pengurus inti yang telah terbentuk mencapai 544 orang di berbagai wilayah.

“Dengan semangat Anu Makamburaka Pasiromu, Ane Masiromu Paka Songu, kami ingin FPK benar-benar hadir, besar, dan bermanfaat bagi masyarakat Parigi Moutong,” ujarnya.

Penulis: WadEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *