
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong dari Partai Amanat Nasional (PAN), Husen Mardjengi, menyoroti persoalan sampah yang masih berserakan di berbagai titik dalam Kota Parigi.
Ia menyebut, kondisi tersebut kerap ditemui di lingkungan permukiman warga, khususnya di wilayah Kampal.
Menurutnya, sampah yang dibakar di lokasi tertentu, termasuk di area belakang rumah warga, justru menimbulkan gangguan bagi masyarakat sekitar akibat asap pembakaran.
“Memang ada sampah yang dibakar, tetapi itu sangat mengganggu warga karena asapnya. Ini perlu menjadi perhatian serius,” ujar Husen saat rapat Paripurna DPRD, Senin (12/1/2026).
Ia meminta Wakil Bupati Parigi Moutong agar menyampaikan persoalan tersebut kepada pihak terkait untuk segera ditangani, termasuk mengevaluasi dukungan anggaran yang dinilai belum optimal dalam mengatasi masalah persampahan.
Selain sampah, Husen juga menyinggung persoalan air bersih yang masih menjadi keluhan masyarakat.
Ia menilai, ketersediaan air bersih belum mendapat perhatian maksimal, padahal kondisi tersebut sangat berpengaruh terhadap kesehatan warga.
“Masalah air bersih ini juga sudah lama dikeluhkan masyarakat. Jangan sampai kegiatan-kegiatan besar lebih diprioritaskan, sementara kebutuhan dasar seperti lingkungan sehat dan air bersih justru terabaikan,” tegasnya.
Husen berharap pemerintah daerah lebih serius dalam menangani persoalan lingkungan dan pelayanan dasar demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Parigi Moutong.
Abdul Sahid, menanggapi sorotan anggota DPRD setempat terkait persoalan sampah di Kota Parigi yang dinilai belum tertangani secara maksimal.
Ia mengatakan, pemerintah daerah terus melaksanakan berbagai kegiatan kebersihan sebagai bentuk komitmen dalam menangani persoalan persampahan.
Menurutnya, kebersihan merupakan salah satu pedoman penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.
“Kegiatan-kegiatan kebersihan terus kami laksanakan. Ini bukan tanpa alasan, karena kebersihan menjadi salah satu pedoman utama dalam penataan lingkungan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kerja sama semua pihak.
“Mari kita bergandengan tangan, seluruh wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.








