
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyoroti progres pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan target penyelesaian akhir Januari 2026.
Saat melakukan peninjauan lapangan Selasa (20/1/2026) di Kecamatan Sausu, Bupati menyebut terdapat dua dapur MBG yang tengah dibangun.
Satu di antaranya dikelola langsung oleh mitra pelaksana dan progresnya sudah hampir rampung.
Sementara satu lainnya masih dalam tahap awal pengerjaan dan pengelolanya tidak berada di lokasi saat dilakukan peninjauan.
“Yang satu sudah hampir selesai, tapi yang satunya lagi ini masih panjang prosesnya. Pengelolanya juga tidak berada di tempat, sehingga ini perlu menjadi perhatian serius,” kata Erwin Burase.
Dengan nilai anggaran mencapai Rp 4,7 miliar, Bupati menegaskan pembangunan MBG harus mendapatkan pengawasan ketat dari semua pihak, agar kualitas bangunan dan pemanfaatannya benar-benar sesuai dengan tujuan program pemerintah.
Erwin menjelaskan, sejak awal pemerintah daerah mengusulkan pembangunan tiga dapur MBG yang disiapkan oleh pemerintah.
Bahkan, Pemkab sempat mengajukan lima lokasi, namun yang disetujui hanya tiga dapur.
“Penempatannya kita atur secara adil per wilayah, satu di wilayah selatan, satu di wilayah tengah, dan satu di wilayah utara,” jelasnya.
Untuk wilayah selatan, dapur MBG berada di kawasan Parigi, wilayah tengah di Ampibabo, dan wilayah utara di Moutong.
Meski demikian, Pemkab Parigi Moutong masih terus berupaya mengusulkan penambahan dapur MBG di beberapa wilayah lain.
“Kemarin kita sudah masukkan lagi usulan tambahan, termasuk di Kota Nagaya dan beberapa titik lain. Ini masih kita upayakan agar bisa disetujui,” ungkap Erwin.
Dalam waktu dekat, Bupati bersama jajaran juga akan kembali melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi, termasuk dapur MBG dan sekolah penerima manfaat, guna memastikan seluruh fasilitas benar-benar siap dan berjalan dengan baik.
“Kita ingin memastikan program ini betul-betul berjalan maksimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.








