
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, secara tegas membantah isu yang menyebutkan akan adanya pelantikan pejabat dari luar daerah untuk mengisi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Erwin menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mengutamakan aparatur sipil negara (ASN) putra daerah, termasuk mereka yang saat ini bertugas di luar Parigi Moutong namun memiliki potensi dan rekam jejak karier yang baik.
“Tidak ada pejabat dari luar. Kita mengutamakan anak daerah. Yang saat ini bertugas di luar daerah bisa kita tarik kembali jika memiliki potensi dan karier yang bagus, daripada dipakai daerah lain,” ujar Erwin kepada wartawan di Parigi, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa isu tersebut berkembang di tengah proses persiapan pelantikan pejabat yang hingga kini masih menghadapi kendala administratif.
Salah satunya, masih banyak ASN yang belum menginput Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) tahun 2021–2022 sehingga harus dilakukan penginputan ulang.
Untuk itu, pemerintah daerah merencanakan pelantikan pejabat secara serentak, mulai dari eselon II, III, hingga IV, sekaligus dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Meski demikian, Erwin memastikan bahwa pelantikan pejabat tidak akan bergeser dari jadwal yang telah ditetapkan, yakni pada Januari 2026.
Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu terbitnya persetujuan teknis (Pertek) dari instansi terkait.
“Pelantikan tetap Januari 2026, kemungkinan di akhir bulan. Sekalipun Perteknya agak lambat keluar, tetap kita laksanakan di akhir Januari,” tegasnya.
Dengan klarifikasi tersebut, Erwin berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh isu yang tidak benar dan tetap percaya bahwa proses pengisian jabatan dilakukan secara profesional, transparan, dan mengutamakan kepentingan daerah.








