Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Kejati Sulteng–Pemda Parigi Moutong Tanam Jagung, Dorong Desa Mandiri Pangan

×

Kejati Sulteng–Pemda Parigi Moutong Tanam Jagung, Dorong Desa Mandiri Pangan

Sebarkan artikel ini
Kejati Sulteng – Pemda Parigi Moutong menanam jagung melalui program Gerakan Jaksa Mandiri Pangan dan Desa Mandiri Pangan, di Desa Lobu Mandiri, Kamis (12/2/2026). Foto – Aswadin/PusatWarta.id

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID— Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Ketahanan Pangan terus memperkuat komitmen mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan berkelanjutan.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong, Sofiana, dalam laporannya pada kegiatan Gerakan Tanam Jagung melalui program Jaksa Mandiri Pangan dan Desa Mandiri Pangan di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional di bidang pangan.

Baca lainnya :  Sidang Perdana Gugatan Gubernur Sulteng Digelar di PN Parigi Terkait Tambang Emas Ilegal

Sofiana menyampaikan, ketahanan dan kedaulatan pangan menjadi prioritas pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Kabupaten Parigi Moutong sebagai salah satu sentra produksi pangan di Sulawesi Tengah dinilai memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan hortikultura.

“Program Jaksa Mandiri Pangan dan Desa Mandiri Pangan bertujuan mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian produktif serta meningkatkan kapasitas desa dalam mendukung ketahanan pangan berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Program ini juga menjadi implementasi dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan serta tindak lanjut Instruksi Presiden tentang percepatan swasembada pangan.

Baca lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Perluas Futsal Pelajar di HUT ke-24

Melalui kesepakatan kerja sama antara Kejati Sulteng dan Pemda Parigi Moutong, kolaborasi difokuskan pada penguatan tata kelola, pendampingan hukum, serta pemberdayaan desa dalam pengembangan komoditas pangan.

Di Desa Lobu Mandiri, lahan seluas lima hektare telah dipanen pada pekan lalu dan kini kembali ditanami jagung sebagai bagian dari pola tanam berkelanjutan.

Sofiana menegaskan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada petani agar tidak menunggu terlalu lama setelah panen, sehingga perputaran ekonomi kelompok tani tetap berjalan.

Baca lainnya :  Bupati Parigi Moutong Komitmen Hentikan Tambang Emas Ilegal dan Lindungi Lahan Pertanian

“Setelah panen, harus segera tanam kembali agar ada perputaran ekonomi bagi kelompok tani,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan kelembagaan ekonomi desa juga menjadi fokus, sejalan dengan visi misi Bupati Parigi Moutong dalam membangun ekosistem distribusi pangan melalui koperasi desa sebagai simpul distribusi.

Melalui sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, diharapkan desa-desa di Parigi Moutong dapat menjadi pusat pangan mandiri yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Penulis Berita : Wad

Editor : Wady

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *