banner 728x250

Melaut Sejak Sabtu, Nelayan Sidoan Parigi Moutong Dilaporkan Hilang

Tim SAR Parigi melakukan pencarian terhadap seorang nelayan di Desa Sidoan yang dilaporkan hilang saat melaut sejak Sabtu (21/2/2026) di Perairan Tinombo.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Seorang nelayan asal Desa Sidoan, Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dilaporkan belum kembali dari aktivitas memancing di perairan Tinombo.

Hingga Senin malam (23/2/2026), tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian.

banner 728x90

Informasi hilangnya korban diterima Pos SAR Parigi dari istri korban, Ibu Novita, pada pukul 22.05 Wita. Korban diketahui bernama Anto (31).

Berdasarkan laporan, korban berangkat melaut pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 11.00 Wita menuju perairan Tinombo dengan perkiraan jarak sekitar 20 mil laut atau dua jam perjalanan dari Desa Sidoan.

Baca lainnya :  KPU Parigi Moutong Tetapkan Erwin Burase-Abdul Sahid Bupati-Wabup Terpilih

Biasanya, korban kembali pada sore hari. Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang.

Keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan pencarian mandiri, namun hasilnya nihil.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Pos SAR Parigi untuk mendapatkan bantuan.

Lokasi kejadian berada di koordinat 0°14’52.05″ LU – 120°34’35.11″ BT, sekitar 121 kilometer arah timur laut dari Pos SAR Parigi dengan estimasi waktu tempuh empat jam.

Baca lainnya :  Pemkab Parimo Dukung Transformasi Ekonomi Digital Desa Lewat Program BRILiaN

Setelah menerima laporan, pada pukul 22.23 Wita, Tim Rescue Pos SAR Parigi langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan rescue car dan perahu karet.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Parigi, Bhabinkamtibmas, BPBD Parigi, pemerintah desa, serta masyarakat dan nelayan setempat.

Baca lainnya :  Kakanwil Haji dan Umrah Sulteng Harap Jemaah Parimo Raih Haji Mabrur

Adapun peralatan yang digunakan dalam pencarian meliputi rescue car, perahu karet, peralatan water rescue, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta peralatan evakuasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menyampaikan bahwa perkembangan operasi SAR akan terus dilaporkan sesuai hasil di lapangan.

Sumber Humas Basarna Palu.

Editor : Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *