
Banggai Laut, PUSATWARTA.ID – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh penumpang KM Lapopo Expres yang mengalami mati mesin di perairan Matanga, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (5/3/2026).
Sebanyak 17 orang penumpang di atas kapal (POB) ditemukan dalam kondisi selamat.
Informasi kejadian pertama kali diterima dari Anca, pihak keluarga penumpang, pada pukul 17.25 Wita.
Berdasarkan laporan tersebut, kapal diketahui mengalami gangguan mesin sejak sekitar pukul 09.15 Wita saat berada di perairan Matanga.
Awak kapal sempat berupaya memperbaiki kerusakan mesin, namun tidak berhasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Unit Siaga SAR Banggai Laut untuk meminta bantuan.
Lokasi kejadian berada pada koordinat 1°40’22.92″S – 123°47’40.44″E, sekitar arah tenggara dari Unit Siaga SAR Banggai Laut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 17.43 Wita Tim Rescue Unit Siaga SAR Banggai Laut diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).
Tim SAR gabungan tiba di lokasi pada pukul 18.35 Wita dan langsung melakukan briefing untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, serta pembagian tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) sebelum melakukan pencarian.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 19.45 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan posisi kapal sekitar 2,2 kilometer dari lokasi kejadian.
Selanjutnya seluruh penumpang dievakuasi menuju Pelabuhan Kaukes, Kecamatan Bokan Kepulauan.
Setelah tiba di pelabuhan, seluruh korban diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.
Koordinator Unit Siaga SAR Banggai Laut, Erdiansyah, mengatakan tim SAR bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian.
“Setelah kami menerima informasi, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Alhamdulillah seluruh penumpang berhasil kami temukan dalam kondisi selamat dan telah kami evakuasi ke Pelabuhan Kaukes,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini para korban sudah kembali ke keluarga masing-masing. Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.
“Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” pungkasnya.
Adapun 7 korban yang dievakuasi yakni, Mashuri (nahkoda), Laode Zaila, Seni, Iswanto, Zubaedah, Latutu, Hendrik, Rudi, Nely, Nyatuo, Mukmin, Risma, Fikri, Harsono, Budi, Undu, dan Henra.
Unsur SAR terlibat
Tim Rescue Unit Siaga SAR Banggai Laut, Syahbandar, BPBD, PMI, dan masyarakat setempat.












