
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Anuntaloko Parigi, Fera, menyampaikan bahwa pelayanan Sistem Rujukan Terintegrasi (Sisrute) di rumah sakit tersebut saat ini sudah berjalan, namun belum optimal.
Menurutnya, peningkatan jumlah pasien sejak adanya program Berani Sehat membuat kapasitas rumah sakit, khususnya ketersediaan tempat tidur (bed), menjadi terbatas. Akibatnya, banyak pasien harus dirujuk ke rumah sakit di tingkat provinsi.
Fera menjelaskan, salah satu kendala utama dalam pelaksanaan Sisrute adalah sistem aplikasi yang belum berjalan maksimal, terutama di tingkat puskesmas.
Permasalahan jaringan menjadi hambatan utama, bahkan di beberapa wilayah masih terdapat fasilitas kesehatan yang kesulitan mengakses jaringan, sehingga proses rujukan melalui aplikasi menjadi lambat.
“Karena kendala tersebut, kami masih mengandalkan komunikasi melalui grup WhatsApp untuk proses rujukan. Alhamdulillah, sejauh ini komunikasi di grup cukup lancar karena melibatkan seluruh puskesmas dan tiga rumah sakit,” ujarnya.
Selain itu, kendala juga terjadi dalam koordinasi dengan dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP). Ia menyebut, terkadang terjadi keterlambatan respons, baik dari pihak puskesmas perujuk maupun rumah sakit tujuan, akibat lambatnya umpan balik dari DPJP.
Dalam mekanismenya, petugas di bagian informasi rumah sakit akan menerima rujukan, kemudian melakukan pengecekan ketersediaan ruang, fasilitas penunjang, serta sumber daya manusia (SDM).
Jika layanan tidak tersedia di RSUD Anuntaloko, maka pihaknya akan melanjutkan koordinasi ke rumah sakit di Kota Palu.
Namun, Fera mengakui bahwa kendala lain muncul saat proses rujukan ke rumah sakit provinsi, khususnya terkait lambatnya tanggapan dari DPJP di rumah sakit tujuan.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena pihak RSUD Anuntaloko tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi.
“Untuk komunikasi Sisrute kami masih bisa melalui grup WhatsApp, tetapi untuk koordinasi langsung dengan DPJP di rumah sakit tujuan, kami tidak memiliki akses lebih lanjut,” jelasnya.
















