Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Pemkab Parigi Moutong Launching Bantuan Pangan, 72.603 Warga Jadi Sasaran

×

Pemkab Parigi Moutong Launching Bantuan Pangan, 72.603 Warga Jadi Sasaran

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana. (Foto – Aswadin/PusatWarta).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melaunching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat, Jumat (10/4/2026), di halaman Kantor Bupati.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Parigi Moutong dan menjadi tanda dimulainya distribusi bantuan untuk periode Februari–Maret 2026.

Sejumlah kecamatan yang siap disalurkan pada tahap awal yakni Kecamatan Sausu, Kasimbar, Palasa, Mepanga, dan Kecamatan Taopa.

Baca lainnya :  BPBD Parigi Moutong Tanggap Cepat Tangani Banjir di Moutong dan Taopa

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana, menyampaikan bahwa bantuan tersebut menyasar 72.603 penerima manfaat yang tersebar di 287 desa dan kelurahan di 23 kecamatan.

“Bantuan ini benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat hingga ke pelosok desa. Setiap penerima akan mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret 2026,” ujar Sofiana.

Baca lainnya :  Bupati dan Wakil Bupati Parimo Tinjau Pasar Sentral, Pastikan Kebersihan dan Kerapihan Lapak

Ia menjelaskan, data penerima berasal dari data terpadu yang telah diverifikasi, termasuk dari Kementerian Sosial RI, sehingga diharapkan penyaluran tepat sasaran.

Pemerintah juga menyiapkan data cadangan untuk mengakomodasi masyarakat yang layak menerima namun belum terdaftar.

Sofiana menegaskan pentingnya peran kepala desa dan camat dalam melakukan pengawasan agar bantuan tersalurkan sesuai peruntukannya.

Baca lainnya :  Bupati Parimo Tekankan Peran Desa Perkuat Tata Kelola dan Kesiapsiagaan Bencana

“Kami minta pengawasan ketat agar bantuan ini tidak salah sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” tegasnya.

Sofiana juga mengungkapkan bahwa jumlah penerima bantuan tahun ini meningkat sekitar 40 persen dibandingkan tahun 2025 yang hanya sekitar 42 ribu penerima.

Ia berharap program bantuan pangan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pangan.

Example 728x90
Penulis: WadEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *