Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Gempar Soroti Kesejahteraan Tokoh Pemekaran, Minta Pemda Tak Sekadar Beri Piagam

×

Gempar Soroti Kesejahteraan Tokoh Pemekaran, Minta Pemda Tak Sekadar Beri Piagam

Sebarkan artikel ini
Ketua Gempar Awalunsyah A. Passau (tiga dari kiri) foto bersama usai menerima penghargaan pada HUT ke – 24 Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (10/4/2026). Foto – Aswadin/PusatWarta.id

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Pemekaran (Gempar), Muh. Awalunsyah A. Passau, menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan tokoh pemekaran Kabupaten Parigi Moutong, meski telah menerima penghargaan pada peringatan HUT ke-24, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, pemberian penghargaan oleh pemerintah daerah merupakan langkah positif, namun belum cukup jika tidak diiringi dengan perhatian nyata terhadap kondisi sosial para tokoh, terutama yang masih hidup dalam keterbatasan ekonomi.

“Penghargaan ini kami apresiasi, tetapi jangan berhenti pada piagam. Masih ada tokoh pemekaran yang membutuhkan perhatian serius,” ujar Awalunsyah.

Baca lainnya :  Pemkab Parimo Ikuti Rakor Penguatan TPID Bahas Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat

Ia menegaskan, sejumlah tokoh yang berjasa dalam proses terbentuknya daerah tersebut hingga kini belum sepenuhnya merasakan dampak kesejahteraan dari pembangunan yang telah berjalan.

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk menghadirkan kebijakan yang lebih konkret, seperti bantuan pendidikan bagi anak-anak tokoh pemekaran yang kurang mampu.

“Salah satu bentuk nyata adalah membantu biaya pendidikan anak-anak mereka yang masih berada di bawah garis kemiskinan,” katanya.

Selain itu, Gempar juga menilai masih banyak tokoh pemekaran yang belum mendapatkan penghargaan, meskipun perannya tercatat dalam sejarah perjuangan daerah.

Baca lainnya :  Bupati Parimo Turun Langsung ke Lokasi Banjir Desa Matolele

“Ada tokoh-tokoh yang tidak muncul di permukaan, tetapi mereka punya kontribusi besar. Ini juga perlu diperhatikan,” ujarnya.

Ia berharap, ke depan pemerintah daerah tidak hanya fokus pada seremoni penghargaan, tetapi juga membangun sinergi dengan para tokoh pemekaran dalam proses pembangunan.

“Kalau mereka dilibatkan, ini akan memperkuat arah pembangunan Parigi Moutong agar lebih adil dan berkelanjutan,” ujarnya.

Diketahui, dalam peringatan HUT ke-24 Kabupaten Parigi Moutong, sebanyak 25 tokoh pemekaran menerima penghargaan.

Pemerintah daerah berencana akan memberikan penghargaan lanjutan kepada 37 tokoh lainnya pada peringatan HUT tahun 2027.

Baca lainnya :  Bupati Parigi Moutong Tegur Keras Kades Sipayo Terkait Dugaan Pungutan di Tambang Ilegal

Ini 25 tokoh pemerkaran dari Organisasi GEMPAR yang menerima penghargaan tersebut:

  1. Muhammad Awalunsyah A. Passau BA
  2. Usman Yamin
  3. Aidar Lapato
  4. Sartan Sanusi
  5. H. Erwin
  6. Sugendi Samudin
  7. Hamzah Tjakunu
  8. Marzuk Hululo
  9. Tasmin Repetente
  10. Arifin Lamalindu
  11. Alm Arifin Mokodongan
  12. Markus Tumangke
  13. Bahtiar Passau
  14. Alm Muhammad Hun Papeo
  15. Bakri B.J. Soda
  16. Amran Soda
  17. Karama Mussu Passau
  18. Nasruddin
  19. Asri Sidendreng
  20. Nurdin Badja
  21. Harith Tung
  22. Ahluddin Ashabu
  23. Alm Bagindo Edy Tanjung
  24. Baharuddin H. Landu
  25. Muhtar Tantu

Example 728x90
Penulis: WadEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *