
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID– Di tengah duka mendalam akibat tragedi pohon tumbang yang merenggut nyawa seorang warga di Jalan Palo Lidah, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, gelombang solidaritas terus mengalir dari berbagai pihak.
Sehari pascakejadian, Minggu (12/4/2026), panitia pelaksana futsal pelajar piala bergilir Bupati Parigi Moutong menunjukkan kepeduliannya dengan mengunjungi rumah duka di Desa Boyantongo, Kecamatan Parigi Selatan.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momen penyerahan santunan kepada keluarga korban.
Rombongan yang dipimpin Ketua Panitia, Roni Saputra, hadir bersama wasit, tim medis, serta petugas pengamanan lalu lintas dari Dinas Perhubungan.
Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, tetapi wujud empati yang lahir dari rasa kemanusiaan.
Dalam suasana haru, santunan diserahkan langsung kepada ayah korban.
Tanpa seremoni berlebihan, pertemuan berlangsung sederhana, diiringi doa dan ungkapan belasungkawa dari seluruh rombongan.
“Ini bukan hanya tentang kegiatan yang kami selenggarakan, tetapi tentang kepedulian terhadap sesama. Kami ingin hadir dan berbagi duka dengan keluarga,” ujar Roni Saputra.
Roni menegaskan bahwa bantuan yang diberikan mungkin tidak mampu menggantikan kehilangan, namun diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Peristiwa ini menjadi cerminan kuatnya nilai gotong royong di tengah masyarakat. Di saat musibah datang tanpa diduga, kepedulian lintas elemen justru menjadi kekuatan yang menguatkan.
Selain itu, kejadian pohon tumbang ini kata dia, juga menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan perhatian terhadap potensi risiko di ruang publik, guna mencegah peristiwa serupa terulang.
Solidaritas yang ditunjukkan pihaknya dan seluruh unsur yang terlibat menjadi bukti bahwa di tengah kesibukan dan tanggung jawab masing-masing, nilai kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama.
Ia menambahkan, solidaritas panitia futsal untuk keluarga korban ini, diharapkan menjadi penguat di tengah duka.
















