Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Camat Parigi Utara Usulkan Pembangunan Tugu Lalampa di Toboli

×

Camat Parigi Utara Usulkan Pembangunan Tugu Lalampa di Toboli

Sebarkan artikel ini
Berbagi di festival kuliner lalampa Toboli, nampak warga berebutan lalampa yang dibagikan oleh pemilik kuliner lalampa Toboli, Minggu (7/6/2026). Foto – Aswadin/PusatWarta.id

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Pemerintah Kecamatan Parigi Utara mengusulkan pembangunan Tugu Lalampa di Desa Toboli sebagai ikon budaya dan kuliner khas daerah.

Usulan tersebut disampaikan Camat Parigi Utara, Muhtar, saat menghadiri Festival Kuliner Lalampa Toboli ke-9 Tahun 2026 yang digelar di Desa Toboli, Minggu (7/6/2026).

Muhtar mengatakan, rencana pembangunan Tugu Lalampa sebenarnya telah dibahas sejak beberapa tahun lalu.

Bahkan, sejumlah tokoh masyarakat telah dilibatkan dalam pembahasan terkait pembangunan monumen tersebut.

“Saya bahkan pernah diundang bersama tokoh-tokoh masyarakat untuk membahas pembangunan tugu tersebut,” ujar Muhtar.

Baca lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Ajak Masyarakat Terlibat Aktif dalam Penyusunan RPJMD 2025–2029

Menurutnya, meski hingga kini pembangunan Tugu Lalampa belum terealisasi, pihaknya tetap optimistis gagasan tersebut dapat diwujudkan di masa mendatang sebagai simbol identitas masyarakat Toboli dan Kecamatan Parigi Utara.

Ia menilai keberadaan Tugu Lalampa akan memperkuat citra Toboli sebagai daerah yang dikenal dengan kuliner tradisional khasnya.

Selain itu, letak strategis wilayah yang berada di kawasan Segitiga Emas Parigi Moutong dinilai menjadi potensi besar untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Muhtar juga menegaskan bahwa Festival Kuliner Lalampa bukan sekadar ajang menikmati makanan tradisional, tetapi merupakan upaya melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca lainnya :  DPRD Parimo Tuntaskan Agenda Strategis di Masa Persidangan Ketiga

Menurutnya, Lalampa telah menjadi ikon daerah yang perlu terus dipromosikan kepada masyarakat luas sebagai bagian dari identitas budaya Kabupaten Parigi Moutong.

“Melalui momentum ini, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita dapat menjadikan Lalampa Toboli tidak hanya dikenal di Sulawesi Tengah, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah.

Baca lainnya :  Penyaluran Gas Elpiji 3 Kg Tertunda di Kasimbar Kembali Dilanjutkan

Lalampa, kata dia, tidak hanya dipandang sebagai makanan tradisional, tetapi juga sebagai simbol kreativitas, inovasi, dan peluang ekonomi bagi masyarakat.

Muhtar berharap Festival Kuliner Lalampa dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang lebih besar serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan UMKM, sektor pariwisata, dan pelestarian budaya di Kecamatan Parigi Utara maupun Kabupaten Parigi Moutong secara keseluruhan.

“Semoga festival ini semakin mempererat persatuan masyarakat, memperkuat identitas budaya daerah, dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya,” pungkasnya.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *