
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) memperkuat pendidikan kepemiluan dan literasi demokrasi melalui kegiatan bedah buku Pilkada di Persimpangan Jalan Demokrasi, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi untuk memperdalam pemahaman mengenai dinamika penyelenggaraan Pilkada, mulai dari proses pencalonan hingga penyelesaian perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi.
Ketua KPU Kabupaten Parigi Moutong, Ariyana, mengatakan peningkatan kualitas demokrasi tidak hanya bergantung pada suksesnya pelaksanaan tahapan pemilihan, tetapi juga pada tingkat pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.
“Ini menjadi bagian dari komitmen KPU Parigi M dalam meningkatkan literasi demokrasi serta memperkuat pendidikan kepemiluan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan peserta sekaligus memperkaya perspektif dalam menghadapi tantangan demokrasi di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tengah, Darmiyati, menjelaskan buku yang dibedah mengulas pengalaman penyelenggaraan Pilkada, termasuk proses penyelesaian sengketa hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi.
Menurutnya, materi tersebut sangat relevan karena dari 11 kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, sebanyak 10 daerah bersama KPU Provinsi pernah menghadapi perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi.
“Pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran yang berharga bagi kita semua,” kata Darmiyati.
Ia berharap forum bedah buku dapat menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus memperkuat kapasitas penyelenggara pemilu agar semakin siap menghadapi dinamika penyelenggaraan pemilu dan Pilkada di masa mendatang.
















