
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Jalur Trans Sulawesi di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang sempat lumpuh akibat tertutup material banjir lumpur, kini kembali dapat dilalui kendaraan.
Banjir yang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (25/8/2026) malam membawa material berupa tanah, lumpur, kayu dan batang pohon hingga menutup badan jalan pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Akibatnya, arus kendaraan dari arah selatan menuju utara Parigi Moutong maupun sebaliknya sempat terhenti. Sejumlah kendaraan bahkan tertahan berjam jam akibat akses jalan tidak dapat dilalui secara normal.
Kasubsektor Parigi Utara Polres Parigi Moutong, Ipda Andri, mengatakan kondisi tersebut dipicu tingginya curah hujan yang berlangsung sejak malam hingga dini hari.
“Curah hujan cukup tinggi sejak malam sehingga pada dini hari terjadi banjir yang membawa material hingga menutup badan jalan,” ujarnya.
Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, Damkar, Dinas Perhubungan dan OPD terkait kemudian diterjunkan untuk mempercepat penanganan.
Alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi material yang menutup badan jalan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah jalur yang sebelumnya lumpuh berhasil dibuka kembali.
“Pembersihan dilakukan agar akses kendaraan bisa kembali normal dan tidak menimbulkan antrean panjang,” ujarnya.
Setelah jalur dibuka, kendaraan mulai melintas secara bergantian di bawah pengawasan petugas. Arus lalu lintas pun berangsur normal meski pengendara masih diminta meningkatkan kewaspadaan.
“Pengendara diimbau agar tetap berhati-hati karena kondisi jalan ini masih licin dan berlumpur,” ujarnya.
















