
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase meminta kegiatan keagamaan di daerah itu tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Erwin saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Rumah Jabatan Bupati Parigi Moutong, Jumat (18/9/2026).
Erwin secara khusus meminta Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Parigi Moutong yang baru dilantik agar menjalankan program pembinaan keagamaan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Saya berharap PHBI yang baru dilantik benar-benar bekerja secara konsisten. Jangan sampai hanya ramai saat pelantikan lalu tidak ada kegiatan lanjutan. Pembinaan keagamaan harus dilaksanakan secara rutin, terencana, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Menurut Erwin, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam membangun keimanan, akhlak, persaudaraan, keadilan dan kepedulian sosial.
Ia juga meminta evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan, termasuk tradisi pawai obor, agar koordinasi lintas sektor diperkuat sehingga kegiatan syiar Islam dapat berlangsung tertib dan tidak menimbulkan polemik.
Selain PHBI, Erwin mendorong Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang baru dikukuhkan untuk memperluas pembinaan keagamaan hingga wilayah pelosok dan kepulauan.
Majelis taklim juga diminta berperan dalam membantu pemerintah menangani persoalan sosial, salah satunya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui edukasi di lingkungan keluarga.
“Ibadah dan pengajian mendatangkan pahala bagi diri kita sendiri. Namun, pahala yang jauh lebih besar adalah ketika kehadiran kita mampu membantu dan menyelesaikan permasalahan masyarakat di sekitar kita,” tutur Erwin.
Erwin berharap organisasi dan lembaga keagamaan di Parigi Moutong dapat memperkuat persatuan, kepedulian sosial dan keharmonisan masyarakat.
















