
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Sebanyak 54 petugas disiapkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Parigi Moutong untuk melaksanakan Pendataan Survei Penyempurnaan Diagram Timbang Nilai Tukar Petani (SPDT-NTP) Tahun 2026.
Persiapan tersebut dilakukan melalui pelatihan petugas yang dibuka Kepala BPS Kabupaten Parigi Moutong, Sunu Hari Ismawan, di Hotel Anutapura Parigi, Kamis (1/10/2026).
Dari 54 petugas yang mengikuti pelatihan, sebanyak 41 orang bertugas sebagai Petugas Pencacah Lapangan (PPL) dan 13 orang sebagai Petugas Pemeriksa Lapangan (PML).
Pelatihan berlangsung selama dua hari, 1–2 Oktober 2026, dengan materi yang mencakup tugas dan tanggung jawab petugas, tata cara pendataan serta pengisian dokumen SPDT-NTP Tahun 2026.
Sunu Hari Ismawan mengatakan, pemahaman petugas terhadap materi dan dokumen pendataan menjadi bagian penting sebelum pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Ia menekankan agar seluruh petugas mengikuti pelatihan secara serius dan memahami setiap tahapan pendataan.
“Petugas harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dengan baik, sehingga pendataan di lapangan dapat berjalan tertib dan menghasilkan data yang berkualitas,” ujar Sunu.
Menurutnya, ketelitian petugas dalam melakukan pendataan turut menentukan kualitas data yang dihasilkan.
Data yang akurat diperlukan untuk menghasilkan informasi statistik yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Ketua Panitia I Gede Citrayasa menyampaikan, peserta pelatihan dibagi ke dalam tiga kelas, yakni Kelas A, B, dan C.
Masing-masing kelas mendapatkan materi dari instruktur daerah BPS Kabupaten Parigi Moutong, yaitu Ribut Setiawati, Albakri Jupanda, dan Fahri Hidayat.
Melalui pelatihan tersebut, BPS Parigi Moutong menargetkan seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama sebelum melaksanakan pendataan SPDT-NTP Tahun 2026 di lapangan.
















