
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong menggandeng Kejaksaan Negeri Parigi untuk memperkuat pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong, Sofiana, mengatakan pihaknya telah menggelar satu kali pertemuan dengan Kejaksaan Negeri Parigi pada 2026. Pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
“Jadi, tahun 2026 ini dua kali pertemuan, awalnya kami sudah satu kali pertemuan dengan Kejaksaan Negeri Parigi, kemudian pertemuan kedua nanti pada bulan November,” ujar Sofiana di Parigi, Rabu (14/10/2026).
Ia menjelaskan, sinergi tersebut dilakukan melalui program Jaksa Jaga Dapur MBG yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Kolaborasi lintas sektor itu diarahkan untuk memastikan keamanan pangan serta kebersihan makanan yang disediakan bagi penerima manfaat program MBG.
Selain pengawasan program MBG, Dinas Ketahanan Pangan juga menggencarkan sosialisasi pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) hingga tingkat kecamatan melalui kerja sama dengan PKK desa.
Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
Di sisi lain, Dinas Ketahanan Pangan turut mengawal penyaluran bantuan pangan nasional agar tepat sasaran.
Sofiana menyebutkan, penyaluran bantuan pada 2026 direncanakan berlangsung dalam tiga periode, yakni Februari–Maret, pertengahan tahun, serta Oktober–Desember.
Bantuan tersebut menyasar masyarakat kelompok desil 1 hingga desil 4. Untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang berhak, pihaknya terus memperketat validasi data penerima manfaat.
“Kami terus memperketat validasi data penerima manfaat agar bantuan pangan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ungkapnya.
Ia menambahkan, validasi data menjadi salah satu upaya untuk meminimalkan kesalahan sasaran dalam penyaluran bantuan sehingga manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
















