Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Berita

FKUB Sulteng Imbau Jaga Kedamaian Jelang PSU di Parimo dan Banggai

×

FKUB Sulteng Imbau Jaga Kedamaian Jelang PSU di Parimo dan Banggai

Sebarkan artikel ini
Ketua FKUB Provinsi Sulteng, Prof. KH. Zainal Abidin.

PALU, PUSATWARTA.ID — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah mengimbau masyarakat menjaga kerukunan dan kedamaian masyarakat menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU), yang akan berlangsung di Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Banggai pada April 2025 ini.

Ketua FKUB Sulawesi Tengah, Prof. KH. Zainal Abidin, menyatakan bahwa proses demokrasi tidak boleh menjadi pemicu perpecahan, melainkan sarana untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.

Menurutnya, Pilkada bukan ajang perpecahan dan permusuhan. Melainkan Pilkada merupakan sarana untuk saling menghormati dan menerima perbedaan pilihan dan dijamin oleh konstitusi.

Baca lainnya :  Support Psi, Biro SDM Polda Sulteng Tingkatkan Soft Skill dan Kesehatan Mental Personel

“Pilkada adalah sarana demokrasi, bukan ajang perpecahan. Kami mengajak umat beragama untuk menjaga kerukunan, menghormati pilihan masing-masing, dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” ujar Prof. Prof. Zainal Abidin, Jumat (4/4/2025).

Ia juga mengingatkan seluruh masyarakat agar mengedepankan nilai-nilai keagamaan, saling menghormati, serta tidak menyebarkan informasi hoaks atau ujaran kebencian, di media sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Zainal Abidin, pemimpin yang lahir dari proses demokrasi yang baik akan memberikan dampak positif kepada seluruh masyarakat.

“Mari jaga terus kerukunan, persaudaraan dan kedamaian, demi memajukan dan pembangunan daerah yang lebih baik di masa-masa akan datang,” ujarnya.

Baca lainnya :  Jelang Ramadhan, Polda Sulteng, BEM, dan OKP Gelar Baksos Peduli Masyarakat

Pihaknya juga mengimbau kepada para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat untuk aktif memberikan pemahaman betapa pentingnya mewujudkan Pilkada damai kepada umat dan komunitasnya masing-masing.

Serta mengajak peran aktif masyarakat dalam menciptakan suasana rukun dan sejuk dapat menentukan keberhasilan PSU di dua daerah tersebut dapat terwujud.

“Agama apapun mengajarkan kedamaian. Sulawesi Tengah adalah rumah bersama perbedaan pilihan bukan sumber konflik, melainkan adalah kekuatan untuk memebangun daerah,” tambahnya.

Baca lainnya :  Gubernur - Kapolda Sulteng Bersama Komisioner KPU RI Tinjau Langsung PSU di Parigi Moutong

Ia juga mengingatkan, PSU yang akan dilaksanakan di Kabupaten Parigi Moutong dan Banggai dapat berlangsung secara jujur, adil, dan damai, serta partisipasi masyarkat meningkat untuk datang ke TPS.

Partisipasi aktif dalam menjaga suasana kondusif selama tahapan PSU merupakan wujud nyata dari cinta tanah air dan komitmen terhadap demokrasi yang sehat.

“Pilkada atau PSU bukanlah segalanya tetapi kerukunan persatuan kesatuan kedamaian dan persaudaraan adalah hal yang penting di kedepankan” pungkasnya.

Reporter : Nanang IP

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *