Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Pemkab Parigi Moutong Dukung Penguatan SDM Mangku dan Serati Hindu

×

Pemkab Parigi Moutong Dukung Penguatan SDM Mangku dan Serati Hindu

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid foto bersama umat Hindu dalam pelatihan SDM Mangku di Kotaraya (Foto – Prokopim Setda Parigi Moutong).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan nilai keagamaan dan pelestarian budaya Hindu melalui kegiatan Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) Mangku dan Serati yang digelar pada Minggu (6/7/2025) di Kotaraya.

Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid hadir langsung membuka kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten, Pembimas Hindu Provinsi Sulawesi Tengah, serta Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong.

Pelatihan ini diikuti oleh para Jro Mangku dan Serati dari empat kecamatan, yakni Kecamatan Mepanga, Ongka Malino, Bolano, dan Kecamatan Bolano Lambunu.

Baca lainnya :  Peringati May Day, Ini Tuntutan Buruh di Parigi Moutong

Hadir sebagai narasumber utama adalah Ida Rsi Pujanga Dara dari Griya Tolai dan Pembimas Hindu kabupaten.

Turut hadir pula Ketua WHDI Parigi Moutong, sekaligus anggota DPRD Parigi Moutong, Lely Pariani dan Adyana, Asisten Administrasi Umum Setda Parigi Moutong, Yusnaeni, Kepala Dinas Kominfo Enang Pandake, serta kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.

Ia menambahkan elatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan upacara keagamaan Hindu melalui penguatan peran Mangku sebagai rohaniawan dan Serati sebagai penyedia sarana upacara.

Baca lainnya :  Banjir Bandang Landa Desa Wombo, Satu Warga Dilaporkan Hilang

Keduanya merupakan elemen penting dalam struktur upacara Hindu Bali. “Pemerintah akan terus mendorong kegiatan keagamaan seperti ini agar bisa berlangsung secara rutin dan terjadwal,” ujar Wabup Abdul Sahid dalam sambutannya.

Hal ini menurut Abdul Sahid, merupakan bagian dari membangun karakter masyarakat yang religius, berbudaya, dan rukun dalam keberagaman.

Menurut Sahid, kegiatan ini rencananya akan digelar secara berkala setiap enam bulan sekali dengan lokasi bergilir di berbagai kecamatan, agar semua wilayah mendapatkan kesempatan setara dalam peningkatan kualitas pelaksanaan upacara.

Baca lainnya :  UPP Parigi Pastikan Gaji PNS Aman Meski Ada Kekeliruan Data di SiRUP

Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaksanaan upacara adat dan agama Hindu di Parigi Moutong dapat berjalan lebih baik, tertib, dan sesuai tuntunan sastra agama, sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian kebudayaan lokal yang hidup di tengah masyarakat.

Sumber : Prokopim Setda Parigi Moutong.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *