banner 728x250

Aparat Gabungan Tertibkan PETI di Kasimbar, Enam Mesin Alkon Diamankan

Aparat Gabungan amankan enam mesin alkon yang diduga digunakan di lokasi PETI di Desa Posona, Kecamatan Kasimbar, Selasa (16/12/2025).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Aparat gabungan menertibkan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Dusun TSM, Desa Posona, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut dipimpin langsung Kapolsek Kasimbar Ipda I Komang Sukania, S.H.

banner 728x90

Penertiban melibatkan personel Polsek Kasimbar, Koramil 19 Kasimbar, Pemerintah Desa Posona, serta dukungan masyarakat setempat.

Sinergi lintas sektor ini memastikan kegiatan berjalan tertib, humanis, dan terukur hingga berakhir sekitar pukul 13.00 Wita.

Baca lainnya :  Bappelitbangda Parimo Susun RPJMD 2025–2030, Fokus ke Industrialisasi Pertanian

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk aktivitas PETI.

Seluruh barang bukti dibawa dan diamankan di Mako Polsek Kasimbar. Barang yang diamankan meliputi enam unit mesin alkon, empat selang, tiga karpet, satu jerigen lima liter, dua dulang, satu linggis, serta tiga besi sambungan selang.

Baca lainnya :  Sabu Disembunyikan di Kipas Angin, Polisi Ringkus Dua Pengedar di Parigi Moutong

Kapolsek Kasimbar Ipda I Komang Sukania, S.H., menegaskan bahwa penertiban ini merupakan langkah penegakan hukum untuk menekan praktik pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu stabilitas keamanan.

“Kami menyadari penertiban PETI dapat menimbulkan dinamika di masyarakat. Karena itu, kami mengedepankan pendekatan persuasif serta koordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat guna mencegah gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Baca lainnya :  Lonjakan Pemohon SKCK di Parigi Moutong, Imbas Seleksi PPPK 2025

Sebagai tindak lanjut, Polsek Kasimbar mengamankan seluruh barang bukti, memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Desa Posona terkait dampak sosial pascapenertiban, serta menginventarisir titik-titik PETI di wilayah hukumnya untuk penanganan lanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Aparat berharap penertiban ini dapat menekan aktivitas PETI sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan wilayah.

Editor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *