Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

BPBD Parigi Moutong Catat 20 Kejadian Karhutla, Satu Lokasi Terbakar Hingga Tiga Kali

×

BPBD Parigi Moutong Catat 20 Kejadian Karhutla, Satu Lokasi Terbakar Hingga Tiga Kali

Sebarkan artikel ini
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Parigi Moutong tengah memadamkan Karhutla disalah satu wilayah di daerah itu.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong mencatat peningkatan signifikan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

Hingga akhir Januari 2026, jumlah kejadian karhutla tercatat mencapai sekitar 20 kasus.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Parigi Moutong, Rivai, mengatakan bahwa sejak awal Januari hingga 31 Januari 2026, pihaknya telah menangani sedikitnya 15 kejadian kebakaran lahan. Jumlah tersebut terus bertambah dalam beberapa hari terakhir.

Baca lainnya :  Tim Da’i Kamtibmas Polri Ajak Pemuda Torue Tangkal Radikalisme

“Dalam satu hari bisa terjadi hingga lima kejadian. Bahkan ada lahan yang terbakar sampai tiga kali di lokasi yang sama,” ujar Rivai, di Parigi, Senin (2/2/2026).

Menurutnya, sebagian besar kebakaran terjadi di lahan pertanian milik warga, terutama di wilayah perbukitan. Aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar menjadi salah satu pemicu utama terjadinya karhutla.

Baca lainnya :  Kebakaran Hutan dan Lahan di Parigi Moutong, BPBD Dirikan Posko Darurat

Kata dia, pihaknya bersama aparat TNI-Polri dan pemerintah kecamatan terus melakukan patroli lapangan serta koordinasi intensif untuk menekan angka kebakaran.

“Hari ini kami juga akan turun langsung ke lapangan, berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan unsur terkait untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan maksimal,” jelasnya.

Baca lainnya :  GMNI Parigi Moutong Cetak Kader Nasionalis Progresif dan Militan

Rivai menegaskan, pemerintah daerah telah menetapkan status siaga darurat Karhutla sebagai langkah antisipasi, sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, mengingat kondisi cuaca yang sangat kering dan rawan kebakaran.

Penulis Berita : Wad

Editor : Wady

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *