
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Camat Kasimbar, Minhar, SE, resmi membuka kegiatan Perkemahan Baden Powell Day (BPD) III dan Jambore Cabang Tahun 2026.
Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Posona Atas, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 6 hingga 10 Mei 2026 itu juga menjadi ajang seleksi calon peserta Jambore Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.
Dalam sambutannya, Minhar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengenang jasa tokoh kepanduan dunia, Lord Baden Powell, yang telah meletakkan dasar pendidikan kepanduan bagi generasi muda di seluruh dunia.
“Hari ini kita kembali berkumpul bersama dalam rangka memperingati hari lahir sang mendiang tokoh legendaris dunia kepanduan, Lord Baden Powell, yang telah mewujudkan lahirnya pendidikan mondial bagi pandu dunia,” ujar Minhar.
Minhar mengatakan, organisasi kepanduan yang diwariskan Baden Powell kini telah berkembang di berbagai belahan dunia dan menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda.
“Gerakan kepanduan menjadi alat yang ampuh bagi masyarakat dalam menangkal arus globalisasi yang semakin tidak menentu. Organisasi ini menjadi idola bagi anak-anak dan kaum remaja serta menjadi sarana pendidikan bagi orang dewasa,” katanya.
Selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting Gerakan Pramuka Kasimbar, Minhar turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, Baden Powell Day dan Jambore Cabang merupakan agenda penting dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan kepanduan kepada generasi muda.
“Kegiatan ini sangat penting bagi adik-adik pramuka, karena nilai-nilai pendidikan kepanduan yang dibangun dengan hati ikhlas oleh Baden Powell dapat menjadi pilar dan tameng akhlak generasi bangsa, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Kasimbar dan Kabupaten Parigi Moutong,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Minhar juga mengajak seluruh peserta untuk terus bangkit, bekerja keras dan tidak lelah bercita-cita demi masa depan yang lebih baik.
“Mari bangkit mulai saat sekarang dan jangan tunggu hari esok. Tanamkan prinsip siapa lagi kalau bukan saya, dan kapan lagi kalau bukan hari ini. Jangan pernah bosan bercita-cita, bekerja keras, berjuang untuk kebaikan dan melawan kebodohan,” pesannya.
Minhar menegaskan, Gerakan Pramuka harus menjadi perekat persatuan bangsa sekaligus membentuk generasi muda yang mandiri dan berkarakter.
“Dengan Pramuka kita bersatu. Jadikanlah Pramuka sebagai perekat bangsa dan wujudkan kemandirian anak-anak melalui Pramuka. Satu Pramuka untuk satu Indonesia,” ujar Minhar.
Pembukaan Baden Powell Day III dan Jambore Cabang tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Kwarran Kasimbar, para Mabigus, pembina, peserta jambore, serta unsur Mabiran kecamatan dan desa.
















