banner 728x250

Pemkab Parigi Moutong Tekankan Tanggung Jawab Bersama Kelola TPS3R di Baliara

Pemkab Parigi Moutong resmikan TPS3R di Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Senin (23/2/2026). Foto – MRP.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan bahwa pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat.

Bangunan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan awal dari tanggung jawab bersama dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

banner 728x90

Penegasan tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Parigi Moutong, Adrudin Nur, saat mewakili Bupati dalam kegiatan serah terima hasil pembangunan tangki septik skala individual dan TPS3R, Senin (23/2/2026).

Menurut Adrudin, keberhasilan pembangunan yang telah diselesaikan tepat waktu dan sesuai spesifikasi teknis harus diikuti dengan komitmen pengelolaan yang konsisten di tingkat desa.

Baca lainnya :  Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Satgas Operasi Madago Raya Gelar Bakti Religi di Parigi Moutong

“TPS3R yang telah kita selesaikan hari ini bukanlah akhir dari proses, tetapi awal dari tanggung jawab bersama dalam pengelolaan sampah yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, TPS3R merupakan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang menuntut kedisiplinan, manajemen yang baik, serta partisipasi aktif warga, terutama dalam melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

Untuk mendukung keberlanjutan operasional, Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan pembinaan dan pendampingan lanjutan kepada kelompok pengelola.

Baca lainnya :  Warga Buranga Adukan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa dan Polemik Izin Tambang ke DPRD

Pendampingan tersebut mencakup pelatihan teknis operasional, mulai dari pemilahan sampah, pengolahan sampah organik menjadi kompos, hingga pengelolaan sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi.

Selain itu, penguatan kapasitas manajemen juga menjadi perhatian, termasuk administrasi, pencatatan volume sampah, pengelolaan iuran, serta penyusunan laporan kegiatan agar operasional berjalan transparan dan akuntabel.

Adrudin menambahkan, pembangunan tangki septik skala individual juga menjadi bagian dari implementasi strategi sanitasi kabupaten dalam pengelolaan air limbah domestik dan persampahan berbasis masyarakat.

Ia berharap keberadaan TPS3R mampu mengurangi timbunan sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Baca lainnya :  PSU Pilkada Parimo, Erwin - Sahid Menang Banyak di Kasimbar, Hasil Resmi Tunggu KPU

“Setiap aset yang telah diserahterimakan menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dirawat. Pemerintah daerah akan terus melakukan monitoring dan evaluasi,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pimpinan DPRD Parigi Moutong, jajaran pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat setempat.

Melalui langkah ini, pihaknya berharap pembangunan infrastruktur sanitasi dan persampahan dapat mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di wilayah tersebut.

Penulis Berita : Wad

Editor : Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *