Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Politik

Komisi IV DPRD Parimo Kawal DAU Kesehatan 2026 untuk Perkuat Layanan Bedah Saraf

×

Komisi IV DPRD Parimo Kawal DAU Kesehatan 2026 untuk Perkuat Layanan Bedah Saraf

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi IV DPRD Parigi Moutong, Sutoyo. (Foto – Aswadin/PusatWarta.id).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sutoyo, menegaskan komitmennya mengawal Dana Alokasi Umum (DAU) bidang kesehatan tahun 2026 sebesar Rp 1,5 miliar.

Sutoyo mengatakan, anggaran tersebut difokuskan untuk pengadaan alat kesehatan (Alkes), khususnya mendukung layanan bedah saraf.

Menurut Sutoyo, pengadaan alkes harus benar-benar berbasis kebutuhan layanan.

Ia menilai, keberadaan layanan bedah saraf tidak cukup hanya dengan sumber daya manusia, tetapi juga harus didukung peralatan medis yang lengkap dan sesuai standar.

Baca lainnya :  DPRD Kritik Pemda Parigi Moutong Dinilai Tak Serius Tangani Kerusakan Lingkungan

“Tahun sebelumnya masih ada alat penunjang yang belum maksimal. Karena itu, tahun 2026 kembali dianggarkan sekitar Rp1,5 miliar untuk mendukung operasional layanan bedah saraf,” ujar Sutoyo di Parigi, Selasa, (24/2/2026).

Saat ini, di Sulawesi Tengah hanya dua Rumah Sakit yang mampu melayani bedah saraf, yakni RSUD Undata dan Rumah Sakit Anuntaloko Parigi. Kondisi tersebut membuat akses layanan spesialis ini masih terbatas.

Baca lainnya :  Gilingan Padi Cemari Lingkungan, Leli Pariani Minta Penanganan Cepat

Ia menjelaskan, dalam sistem rujukan terintegrasi (Sisrute), pasien dari wilayah seperti Morowali atau Poso yang membutuhkan tindakan bedah saraf umumnya hanya dirujuk ke Sakit Sakit Undata.

Bahkan ke rumah sakit di luar provinsi seperti Palopo. Secara geografis, jarak tempuh tersebut cukup jauh dan menyulitkan masyarakat.

Baca lainnya :  Dinilai Tak Layak, DPRD Minta RSUD Anuntaloko Parigi Pindah Lokasi

Karena itu, Komisi IV mendorong penguatan rumah sakit rujukan di dalam provinsi agar pelayanan kesehatan semakin merata dan masyarakat tidak perlu dirujuk ke luar daerah.

Penulis Berita : Wad

Editor : Wady

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *