banner 728x250

Komisi IV DPRD Parimo Kawal DAU Kesehatan 2026 untuk Perkuat Layanan Bedah Saraf

Ketua Komisi IV DPRD Parigi Moutong, Sutoyo. (Foto – Aswadin/PusatWarta.id).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sutoyo, menegaskan komitmennya mengawal Dana Alokasi Umum (DAU) bidang kesehatan tahun 2026 sebesar Rp 1,5 miliar.

Sutoyo mengatakan, anggaran tersebut difokuskan untuk pengadaan alat kesehatan (Alkes), khususnya mendukung layanan bedah saraf.

banner 728x90

Menurut Sutoyo, pengadaan alkes harus benar-benar berbasis kebutuhan layanan.

Ia menilai, keberadaan layanan bedah saraf tidak cukup hanya dengan sumber daya manusia, tetapi juga harus didukung peralatan medis yang lengkap dan sesuai standar.

Baca lainnya :  Debu dan Jalan Rusak di Moutong Utara, DPRD Desak Pemkab Bertindak Serius

“Tahun sebelumnya masih ada alat penunjang yang belum maksimal. Karena itu, tahun 2026 kembali dianggarkan sekitar Rp1,5 miliar untuk mendukung operasional layanan bedah saraf,” ujar Sutoyo di Parigi, Selasa, (24/2/2026).

Saat ini, di Sulawesi Tengah hanya dua Rumah Sakit yang mampu melayani bedah saraf, yakni RSUD Undata dan Rumah Sakit Anuntaloko Parigi. Kondisi tersebut membuat akses layanan spesialis ini masih terbatas.

Baca lainnya :  NasDem Parigi Moutong Perkuat Mesin Partai hingga Desa Menuju Pemilu 2029

Ia menjelaskan, dalam sistem rujukan terintegrasi (Sisrute), pasien dari wilayah seperti Morowali atau Poso yang membutuhkan tindakan bedah saraf umumnya hanya dirujuk ke Sakit Sakit Undata.

Bahkan ke rumah sakit di luar provinsi seperti Palopo. Secara geografis, jarak tempuh tersebut cukup jauh dan menyulitkan masyarakat.

Baca lainnya :  Golkar Parigi Moutong Tegaskan Penyusunan Pengurus Baru Tanpa Keputusan Sepihak

Karena itu, Komisi IV mendorong penguatan rumah sakit rujukan di dalam provinsi agar pelayanan kesehatan semakin merata dan masyarakat tidak perlu dirujuk ke luar daerah.

Penulis Berita : Wad

Editor : Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *