
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Plt Kepala BPBD Kabupaten Parigi Moutong, Rivai, menyampaikan bahwa pelatihan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) digelar selama dua hari, 7–8 April 2026.
Hal tersebut disampaikannya usai menutup kegiatan pelatihan penanggulangan Karhutla yang berlangsung di Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (8/4/2026).
Menurut Rivai, kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari TRC BPBD, Tagana Dinas Sosial, hingga Pemadam Kebakaran (Damkar), sebagai bentuk kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi potensi Karhutla di daerah.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi teori sekaligus praktik langsung penggunaan peralatan penanggulangan kebakaran.
Kegiatan ini juga didukung oleh instruktur dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sulawesi bersama tim Manggala Agni.
“Selama dua hari ini peserta dibekali teori dan praktik penanganan kebakaran hutan dan lahan, termasuk penggunaan alat-alat yang tersedia,” ujar Rivai.
Ia mengakui, keterbatasan peralatan masih menjadi tantangan dalam penanggulangan karhutla di daerah.
Namun, melalui pelatihan ini diharapkan para peserta dapat memahami teknik penggunaan alat secara maksimal.
Rivai juga berharap sinergi antar-stakeholder terus terjaga, sehingga penanganan kebakaran di wilayah Parigi Moutong dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
“Kami berharap kolaborasi ini tetap terjalin, sehingga jika terjadi kebakaran, penanganannya bisa lebih optimal,” kata dia.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Parigi Moutong ke-24 serta menyambut Hari Kesiapsiagaan Bencana yang diperingati setiap 26 April.
















