
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID— Ketua Fraksi Perindo DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Arnol, menegaskan bahwa program ambulans gratis merupakan prioritas Bupati yang tidak boleh ditawar atau diabaikan dalam pelaksanaannya.
Hal tersebut disampaikan Arnol dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama tiga rumah sakit dan 24 puskesmas di ruang rapat DPRD Parigi Moutong, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, seluruh kepala puskesmas di daerah itu wajib menjalankan program tersebut secara konsisten karena merupakan komitmen politik sekaligus kebutuhan mendasar masyarakat.
“Program ambulans gratis ini tidak ada tawar-menawar. Ini program prioritas Bupati dan harus dijalankan dengan serius,” tegas Arnol.
Ia juga mengingatkan, apabila dalam beberapa bulan ke depan program tersebut tidak berjalan maksimal, maka pihaknya sebagai bagian dari partai pengusung akan mempertimbangkan langkah politik, termasuk evaluasi terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Arnol menegaskan bahwa dirinya tidak menyinggung persoalan dana talangan dalam pernyataannya, melainkan fokus pada implementasi program ambulans gratis agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selain itu, ia meminta Dinas Kesehatan untuk melakukan pengecekan dan verifikasi terhadap penggunaan anggaran, agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan di lapangan.
“Jangan sampai anggaran yang sudah dialokasikan tidak tepat sasaran. Program ini harus dipastikan berjalan sesuai tujuan untuk membantu masyarakat,” ujarnya.
Arnol menambahkan, dirinya turut terlibat sejak awal perumusan program tersebut, sehingga memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal implementasinya di lapangan.
Ia berharap Komisi IV DPRD Parigi Moutong juga ikut mengingatkan dan mengawasi jalannya program tersebut, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin optimal.
















