
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID— Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Candra Setiawan memilih walk out dari Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian LKPJ Bupati yang berlangsung di ruang rapat DPRD, Selasa (7/4/2026).
Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk protes terhadap kondisi internal DPRD yang dinilai belum kondusif dan cenderung melemahkan fungsi kelembagaan.
Dalam penyampaiannya sebelum meninggalkan ruang sidang, Candra menegaskan bahwa hasil rapat paripurna merupakan produk tertinggi dalam pengambilan keputusan DPRD.
Namun, menurutnya, kerap kali keputusan tersebut justru diklaim secara personal oleh masing-masing anggota. Ia juga mengaku prihatin terhadap dinamika internal DPRD yang dinilai belum berjalan solid.
Karena itu, ia mengusulkan agar pimpinan segera menggelar rapat internal yang melibatkan seluruh anggota DPRD atau minimal rapat pimpinan bersama alat kelengkapan dewan.
“Kami mengusulkan kepada pimpinan untuk melaksanakan rapat terlebih dahulu secara internal guna memberikan penjelasan terkait kondisi DPRD yang sampai hari ini justru terkesan dilemahkan dari dalam,” ujarnya.
Candra menegaskan, dirinya memilih walk out dari paripurna sebagai bentuk sikap tegas hingga dilaksanakannya rapat pimpinan untuk membahas persoalan tersebut.
“Mohon izin pimpinan, saya Candra Setiawan untuk paripurna kali ini memilih walk out dan menunggu sampai dengan rapat pimpinan dilaksanakan,” tegasnya.
















