
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Kisah haru siswa-siswi sekolah dasar di pelosok Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang sempat viral karena harus berenang menyeberangi sungai demi bersekolah, kini berujung kabar menggembirakan.
Harapan yang selama ini dinanti akhirnya mulai terwujud. Jembatan yang menjadi impian anak-anak tersebut kini mulai dibangun sebagai akses aman menuju sekolah.
Perjuangan mereka pertama kali menyita perhatian publik setelah dibagikan oleh sang guru, Muh. Najib.
Dalam video yang beredar, tampak para siswa tetap berangkat sekolah meski harus menghadapi derasnya arus sungai, bahkan saat hujan turun.
Potret tersebut menggugah banyak pihak dan menjadi simbol kuat semangat menuntut ilmu di tengah keterbatasan.
Kini, pembangunan jembatan di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, dilakukan melalui kolaborasi antara masyarakat dan TNI.
Proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong, mulai dari pembangunan fondasi hingga pemasangan tali jembatan.
Muh. Najib menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan.
“Terima kasih kepada para pembayar pajak, pemerintah, TNI, dan semua pihak yang telah peduli,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan ini bukan sekadar menghadirkan akses fisik, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi masa depan.
















