
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyoroti potensi komoditas durian sebagai salah satu penggerak ekonomi dan pembuka lapangan kerja di Kabupaten Parigi Moutong.
Hal itu disampaikan saat menghadiri peringatan HUT ke-24 Parigi Moutong di Kantor Bupati, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, selain dikenal memiliki sumber daya tambang, Parigi Moutong juga memiliki kekuatan besar di sektor pertanian, khususnya durian yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Durian ini bukan sekadar buah, tapi peluang ekonomi. Kalau dikelola serius, ini bisa membuka banyak lapangan kerja,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, saat ini sudah ada unit pengolahan atau packing house durian yang mampu menyerap sekitar 200 tenaga kerja per unit. Jika terus berkembang, sektor ini diyakini mampu menampung lebih banyak tenaga kerja lokal.
Gubernur juga mendorong penguatan hilirisasi komoditas durian agar tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah.
“Kalau ini kita kembangkan, maka durian bisa menjadi pintu masuk penguatan ekonomi desa,” kata dia.
Selain itu, pengembangan komoditas durian dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja baru.
















