Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Politik

Tinjau RSUD Anuntaloko, DPRD Parimo Soroti Fasilitas Rusak hingga Ganggu Pasien

×

Tinjau RSUD Anuntaloko, DPRD Parimo Soroti Fasilitas Rusak hingga Ganggu Pasien

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Parigi Moutong, Mustakim Kono. (Foto – MRP).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melalui Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati, meninjau langsung fasilitas di RSUD Anuntaloko Parigi, Senin (20/4/2026).

Peninjauan dipimpin Ketua Pansus, Mustakim Kono, bersama anggota, menyusul adanya keluhan masyarakat terkait kondisi fasilitas rumah sakit yang dinilai mengganggu kenyamanan pasien.

Dalam kunjungan tersebut, Pansus menemukan persoalan pada sejumlah fasilitas, khususnya empat titik toilet (WC) yang sebelumnya telah dikerjakan.

Namun, hasil pekerjaan tersebut justru menimbulkan dampak lanjutan berupa kebocoran yang merembet hingga ke ruangan perawatan pasien.

Baca lainnya :  Mustakim Kono Serap Aspirasi Warga Siniu, Tegaskan Isu Relokasi Smelter Tidak Benar

“Kami menerima laporan masyarakat, khususnya terkait WC yang setelah diperbaiki justru berdampak ke ruangan pasien. Makanya kami turun langsung melihat kondisi di lapangan,” ujar Mustakim.

Ia mengungkapkan, saat ini pihak rumah sakit telah mulai melakukan pembenahan. Namun, perbaikan yang dilakukan dinilai belum menyentuh akar masalah, terutama pada sistem aliran air yang menyebabkan kebocoran.

“Kami minta perbaikan tidak hanya di bagian luar saja, tetapi juga menyelesaikan sumber masalahnya, termasuk aliran yang menyebabkan air masuk ke ruangan pasien,” tegasnya.

Baca lainnya :  Reses Maraton Fathia Serap Aspirasi Infrastruktur dan Salurkan Bantuan untuk Lansia

Selain itu, Pansus juga menyoroti kebutuhan tambahan ruang pelayanan di rumah sakit. Dari keterangan pihak RSUD kata dia, terdapat sekitar belasan ruangan yang direncanakan, namun sebagian belum dapat difungsikan secara optimal karena keterbatasan anggaran.

Beberapa ruangan bahkan diketahui mengalami persoalan struktur bangunan, seperti kondisi yang mulai miring sehingga harus diperkuat menggunakan penopang besi baja.

“Secara perencanaan tidak ada pelanggaran, hanya saja keterbatasan anggaran menyebabkan beberapa bagian seperti plafon dan lantai belum tertangani maksimal,” jelas Mustakim.

Baca lainnya :  Rusno Soroti Kelebihan Pembayaran OPD yang Terus Berulang

Ia menambahkan, pihak rumah sakit telah berkomitmen untuk segera menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang tertunda, termasuk memperbaiki fasilitas yang terdampak dalam waktu dekat.

Pansus LKPJ DPRD Parigi Moutong memastikan akan menindaklanjuti temuan tersebut melalui rekomendasi resmi yang akan disampaikan kepada pemerintah daerah.

“Kami akan keluarkan rekomendasi sebagai bagian dari kerja Pansus. Ini penting agar pelayanan di rumah sakit bisa lebih maksimal dan masyarakat merasa nyaman,” tandasnya.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *