Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Panen Jagung Lobu Mandiri, Kejati Sulteng Dorong Program Berkelanjutan

×

Panen Jagung Lobu Mandiri, Kejati Sulteng Dorong Program Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Kejati Sulteng, Zullikar Tanjung menghadiri panen jagung di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Senin (15/6/2026). Foto – Aswadin/PusatWarta.id

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Zullikar Tanjung, menghadiri panen raya jagung seluas 5 hektare di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Jaksa Mandiri Pangan yang mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

Zullikar menegaskan bahwa keterlibatan Kejaksaan melalui Program Jaksa Mandiri Pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Presiden dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.

Baca lainnya :  Wabup Parimo Serahkan Jersey Dukungan ASIAFI ke Jurnalis Parigi FC

“Kegiatan ini sangat berharga. Adhyaksa hadir untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan program ini,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor pangan tidak terlepas dari peran petani sebagai ujung tombak produksi pertanian.

Baca lainnya :  Pohon Tumbang di Parigi Moutong Tewaskan Anak 4 Tahun, Dua Korban Luka

Karena itu, dukungan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diberikan agar produktivitas pertanian dapat meningkat secara berkelanjutan.

Zullikar juga menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani yang telah bekerja keras mengelola lahan pertanian hingga menghasilkan panen yang memuaskan.

Ia berharap program tersebut tidak berhenti pada panen kali ini, tetapi terus berlanjut sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan daerah.

Baca lainnya :  Penyuluh Perikanan Kritik Muskab KTNA Parigi Moutong Dinilai Tidak Inklusif

“Tanpa perjuangan para petani, ketahanan pangan tidak akan terwujud. Karena itu, program seperti ini harus terus berkelanjutan demi mendukung kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *