
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, membuka Gala Siswa Indonesia (GSI) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Banteng Olaya, Kecamatan Parigi, Senin (29/6/2026).
Ia menegaskan ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi wadah pembinaan karakter, sportivitas, dan pencarian bibit atlet sepak bola berprestasi.
Dalam sambutannya, Abdul Sahid mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, panitia, guru, pelatih, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya GSI 2026.
“Kegiatan ini diharapkan berlangsung tertib, aman, sportif, serta mampu melahirkan atlet-atlet muda yang potensial,” ujarnya.
Ia mengatakan Kabupaten Parigi Moutong memiliki potensi besar di bidang olahraga, khususnya sepak bola.
Menurutnya, banyak pelajar berbakat yang perlu mendapatkan pembinaan secara terarah, berkelanjutan, dan didukung seluruh elemen masyarakat.
Abdul Sahid menjelaskan, Gala Siswa Indonesia merupakan program strategis dalam pembinaan olahraga pelajar sekaligus sarana menjaring bibit atlet sepak bola sejak usia sekolah.
“Melalui olahraga, khususnya sepak bola, anak-anak tidak hanya diajarkan kemampuan teknis, tetapi juga nilai disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kepemimpinan, kebersamaan, serta menghargai aturan dan lawan bertanding,” kata Abdul Sahid.
Ia menegaskan tujuan olahraga tidak semata-mata mengejar gelar juara, melainkan membentuk generasi yang sehat jasmani, kuat mental, cerdas, dan berakhlak mulia.
Karena itu, para peserta diminta menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.
“Seorang atlet hebat bukan hanya dinilai dari kemampuannya mencetak gol, tetapi juga dari sikap, etika, disiplin, kerja sama, dan kejujurannya,” pesannya.
Kepada pelatih dan guru pendamping, Wakil Bupati meminta agar pembinaan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga penanaman nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan semangat pantang menyerah.
Sementara kepada para wasit, ia mengingatkan pentingnya menjalankan tugas secara profesional, objektif, adil, dan menjunjung tinggi integritas agar seluruh pertandingan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Pada kesempatan itu, Abdul Sahid mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia pendidikan, organisasi olahraga, dan orang tua terus bersinergi membangun budaya olahraga yang sehat demi mencetak generasi emas Parigi Moutong yang sehat, cerdas, berprestasi, dan berkarakter.
“Kemenangan adalah bonus, sedangkan karakter yang baik akan menjadi bekal sepanjang hidup,” tutupnya.
















