Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Morowali

Nelayan Hilang di Perairan Topogaro Ditemukan Selamat, Operasi SAR Resmi Ditutup

×

Nelayan Hilang di Perairan Topogaro Ditemukan Selamat, Operasi SAR Resmi Ditutup

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan temukan nelayan yang dikabarkan hilang di perairan Topogaro, Morowali.

Morowali, PUSATWARTA.ID – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Desa Topogaro, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dalam kondisi selamat, Selasa (30/6/2026).

Korban diketahui bernama Mustakim (56). Ia ditemukan sekitar pukul 11.30 Wita setelah tim SAR melakukan pencarian sejak pagi hari.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., mengatakan Tim Rescue Pos SAR Morowali bersama unsur potensi SAR tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 07.10 Wita.

Baca lainnya :  Porprov X Sulteng Diluncurkan, KONI Terima Kendaraan Operasional

Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan keluarga korban dan aparat setempat.

Selanjutnya, pada pukul 07.30 Wita, Tim SAR Gabungan memulai pencarian menggunakan perahu karet dengan radius pencarian sejauh 3 mil laut dari lokasi awal kejadian.

Korban akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada koordinat 2°24’27.70″S 121°52’48.90″E atau sekitar 11 mil laut dari lokasi kejadian.

Baca lainnya :  Nelayan Diduga Jatuh ke Laut di Pulau Dua, Tim SAR Lanjutkan Pencarian

Mustakim ditemukan terdampar di Pantai Bahoeya, Desa Topogaro, sebelum dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarganya.

“Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dukungan dan kerja samanya,” ujar Muh. Rizal.

Baca lainnya :  Seorang Pekerja Tambang di Morowali Tertimbun Material, Tim SAR Dikerahkan

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Morowali, Babinsa, BPBD Morowali, pemerintah desa, pihak keluarga, serta masyarakat setempat.

Dalam operasi tersebut digunakan sejumlah peralatan, antara lain truk personel, perahu karet, peralatan navigasi, peralatan water rescue, peralatan komunikasi, peralatan medis, dan peralatan evakuasi.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *